ADVERTISEMENT

Tarif Listrik di Atas 3.000 VA Jadi Naik? Menteri ESDM: Ya

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 07 Jun 2022 09:21 WIB
Menteri ESDM Arifin Tasrif
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif/Foto: Kementerian ESDM
Jakarta -

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memastikan tarif listrik 3.000 VA ke atas akan naik. Meski demikian, ia belum membeberkan berapa besaran kenaikan tarif listrik tersebut.

"Ya (naik)," kata Arifin Tasrif saat dikonfirmasi detikcom lewat pesan singkat, Senin malam (6/6/2022).

Ketika ditanya berapa kenaikannya, Arifin meminta detikcom mengkonfirmasi angka pastinya ke Dirjen Ketenagalistrikan Rida Mulyana.

"Tanya dirjen," kata Arifin.

Untuk diketahui, saat ini terdapat 37 golongan tarif di mana 13 golongan di antaranya menerapkan mekanisme tariff adjustment atau non subsidi. Pemerintah secara berkala menyesuaikan menimbang sejumlah indikator makro seperti kurs, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, dan harga patokan batu bara (HPB). Namun, pemerintah menahan penyesuaian tarif listrik sejak 2017.

Berdasarkan penyesuaian tarif tenaga listrik (tariff adjustment) April-Juni 2022 yang dikutip dari laman PLN, tarif pelanggan tegangan rendah (TR) 900VA-RTM sebesar Rp 1.352/kWh. Kemudian tarif listrik untuk pelanggan dengan daya 1.300 VA, 2.200 VA, 3.500 hingga 5.500 VA, dan 6.600 VA ke atas Rp 1.444,70/kWh.

Berikutnya, pelanggan bisnis dengan daya 6.600 VA sampai 200 kVA dan pelanggan pemerintah dengan daya 6.600 sampai 200 kVA sebesar Rp 1.444,70/kWh.

Pelanggan tegangan menengah (TM) seperti pelanggan bisnis, industri, pemerintah dengan daya di atas 200 kVA Rp 1.114,74/kWh.

Berikutnya, pelanggan tegangan tinggi (TT) yang digunakan oleh industri dengan daya 30.000 kVA ke atas Rp 996,74/kWh.

Simak video 'Siap-siap! Tarif Listrik 3.000 VA Bakal Naik':

[Gambas:Video 20detik]



(acd/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT