Pertalite Mau Kena Cukai, Pengamat: Nggak Cocok!

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 15 Jun 2022 14:39 WIB
SPBU di Cirebon
Foto: Ony Syahroni
Jakarta -

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah mengkaji rencana pengenaan cukai untuk sejumlah komoditas. Salah satunya, cukai untuk bahan bakar minyak (BBM).

Terkait hal tersebut, Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada Fahmy Radhi menjelaskan, cukai selama ini diterapkan untuk komoditas yang menimbulkan kecanduan (addicted) seperti rokok dan alkohol.

"Sehingga sangat tidak cocok untuk BBM," kata dia kepada detikcom, Rabu (15/6/2022).

Dia mengatakan, pengenaan cukai akan menaikkan harga jual. Sehingga, harga BBM akan semakin tinggi di tengah kenaikan harga minyak dunia.

Hal tersebut akan memicu inflasi dan kemudian berdampak pada daya beli masyarakat.

"Kenaikan inflasi menyebabkan harga-harga kebutuhan pokok naik, yang memperpuruk daya beli," tambahnya.

Senada, Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan menuturkan, pengenaan cukai akan berdampak pada harga jual BBM. Menurutnya, hal ini perlu dikaji kembali.

"Terkait ini saya kira jika dikenakan cukai akan berdampak terhadap harga. Setelah dibebani pajak maka dengan cukai akan semakin menambah beban bagi masyarakat. Pemerintah saya kira harus berpikir kembali terkait hal ini. Apalagi jika harga minyak dunia sedang tinggi maka menambah beban kembali," jelasnya.

Dia menambahkan, jika semangatnya pengendalian maka transisi energi harus berjalan dengan baik. Salah satu caranya ialah dengan mendorong penggunaan kendaraan listrik.

"Harga kendaraan listrik harus terjangkau. Pemerintah harus membuat kebijakan yang mendukung kemudahan berinvestasi di EV dan populasi EV," terangnya.



Simak Video "Saat TNI Bongkar Aksi Truk Siluman Sedot BBM Subsidi di Sukabumi"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/zlf)