ADVERTISEMENT

Subsidi LPG Mau Dialihkan ke Kompor Listrik, Sri Mulyani Cek ke Menteri ESDM

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Kamis, 16 Jun 2022 14:13 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

PT PLN (Persero) bersama pemerintah tengah menggodok program untuk realokasi subsidi LPG untuk mempercepat penggunaan kompor listrik. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk persoalan kelebihan pasokan listrik.

Menanggapi program pengalihan itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan ia akan mengeceknya ke Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif langsung.

"Saya mungkin harus tanya ke Menteri ESDM," katanya usai acara Pengarahan Kepada Penjabat Gubernur dan Penjabat Bupati/Penjabat Walikota di kantor Kementerian Dalam Negeri, Kamis (16/6/2022).

Sebelumnya, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, pihaknya menargetkan penambahan 15 juta rumah tangga yang menggunakan kompor listrik.

"Untuk itu kami saat ini sedang menggodok program dengan pemerintah bagaimana tadinya subsidi untuk LPG bisa direalokasikan untuk mempercepat penggunaan kompor induksi, baik ini untuk pembelian kompor listriknya dan juga dengan utensil-nya bantuan dari pemerintah," sambungnya, dalam rapat dengar pendapat di Komisi VI, Rabu (15/6/2022).

Dengan realokasi tersebut maka subsidi yang biasanya diberikan ke LPG sampai Rp 11.000 per kg akan menjadi hanya Rp 3.000 untuk listrik. Jadi, harga penggunaan listriknya bisa Rp 7.000 setara dengan harga per kg LPG 3 kg yang disubsidi.



Simak Video "Polisi Bekuk 2 Agen Pengoplos LPG di Bandung!"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT