ADVERTISEMENT

4 Negara Ini Bisa 'Menggigil' Kalau Nggak Dapat Gas Rusia

Ilyas Fadillah - detikFinance
Sabtu, 02 Jul 2022 21:00 WIB
Ketegangan Rusia dan negara-negara Eropa imbas perang di Ukraina berbuntut panjang. Rusia balas sanksi ekonomi dengan setop pasokan gas ke sejumlah negara Eropa
Ilustrasi/Foto: AP Photo/Czarek Sokolowski
Jakarta -

Rusia mulai menghentikan suplai gas alamnya ke beberapa negara. Dalam beberapa minggu ke belakang, Gazprom, perusahaan gas milik Rusia, berhenti mengirimkan gas ke negara-negara pelanggannya.

Vladimir Putin sebelumnya telah mengancam akan menyetop pasokan gas ke negara yang diangap tidak bersahabat. Dikutip dari The Guardian, Sabtu, (2/7/2022), Gazprom telah menghentikan pasokan di saluran gas alam Eropa, Nord Stream sebesar 60%.

Bila Rusia merealisasikan ancamannya, banyak negara di Eropa bakal kesulitan. Negara-negara tersebut sangat bergantung kepada pasokan gas Rusia.

Rencana penghentian pasokan gas alam Rusia berdekatan dengan musim dingin. The Guardian menyebut jika Eropa bakal kesulitan sumber gas pengganti, sebab Rusia merupakan penyuplai 40% gas Eropa.

1. Jerman

Dikutip dari Reuters, Rusia merupakan supplier gas alam utama Rusia. Jerman mengimpor sekitar 142 miliar kubik meter gas Rusia pada tahun 2021.

Ketergantungan Jerman akan gas Rusia meningkat seterlah pemerintah mulai mengurangi pembangkit listrik nuklir di negaranya dan menghapus penggunaan batu bara. Hasilnya, Jerman hanya menggunakan gas dan energi terbarukan sebagai alternatifnya.

Selain itu, banyak rumah di Jerman menggunakan gas untuk penghangat ruangan. Sektor manufaktur Jerman menjadi salah satu yang terbesar di Eropa, dengan konsumsi bahan bakar yang tinggi.

Penghematan yang dilakukan Jerman tampaknya sulit memenuhi kebutuhan gas yang selama ini dipasok Rusia. Mencari sumber alternatif dalam jangka waktu pendek juga sulit diwujudkan.

2. Polandia

Berdasarkan data dari Eurostats, Rusia memenuhi kebutuhan gas alam Polandia sekitar 45%. Artinya hampir setengah dari pasokan gas di negaranya didapat dari Rusia.

Meskipun tidak setinggi negara-negara eropa lainnya, namun Polandia menjadi negara yang secara politik dan milt mendukung posisi Ukraina. Sementara putin menyebut akan melakukan balas dendam ke negara-negara yang tidak bersahabat.

3. Bulgaria

Melansir The Guardian, Bulgaria sangat rapuh terhadap ketergantungan gasnya dari Rusia. Diperkirakan negara itu mengimpor sekitar 73% gas alam dari Rusia.

Hubungan Rusia dan Bulgaria sedang memanas akhir-akhir ini. Terbaru, duta besar Rusia untuk Bulgaria meminta moskow mengusir duta besar Bulgaria di negaranya.

Namun, Bulgaria memiliki pipa cadangan yang terhubung dengan Yunani, yang rencananya datang pada akhir tahun ini. Ini menjadi sinyal jika Bulgaria sedang mencari cadangan sumber gas dari negara lain.

4. Austria

Mengutip dari Oreanda, Menteri Energi Austria Leonore Gewessler mengatakan, negaranya sedang berada dalam posisi menegangkan. Pasalnya, pasokan gas di Austria masih jauh dari target yang dipasang.

Pasokan gas di Austia untuk persiapan musim dingin baru terisi sekitar 44,7%, jauh dari target sekitar 80%. "Rusia memanfaatkan suplai energi sebagai senjata," kata Gewessler.

Menurut Gewessler, Austria akan mencari alternatif lain dari Israel mulai 2023. Ia pun mengatakan negaranya menyiapkan skenario terkait penyetopan suplai gas Rusia.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT