ADVERTISEMENT

Uni Eropa Mulai Hemat Gas, Rusia Tahan Pasokan!

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 27 Jul 2022 21:30 WIB
Jerman Dapat Bertahan 2,5 Bulan Tanpa Gas Rusia
Ilustrasi/Foto: DW (News)
Jakarta -

Rusia telah menahan pasokan gasnya ke Eropa sejak hari Rabu kemarin dan membuat pasokan gas berkurang. Hal ini merespons keputusan Uni Eropa yang mau mengurangi penggunaan gas di seluruh negara yang ada di blok tersebut.

Dilansir Reuters, Rabu (27/7/2022), pengurangan pasokan gas ke Eropa dimulai oleh Gazprom. Perusahaan energi Rusia itu telah mengurangi kapasitas pengiriman gas pada pipa Nord Stream 1. Rusia mengeluarkan alasan berbagai masalah teknis atas pengurangan pasokan gas.

Pipa Nord Stream 1 merupakan rute pengiriman gas utama ke Eropa dari Rusia. Pengiriman pasokan gas berkurang menjadi hanya seperlima dari total kapasitasnya. Nord Stream 1 menyumbang sepertiga kebutuhan dari semua ekspor gas Rusia ke Eropa.

Pada Selasa, negara-negara Eropa telah menyetujui rencana darurat untuk mengekang permintaan gas. Mereka berharap konsumsi yang lebih rendah akan mengurangi dampak jika tiba-tiba Rusia menghentikan pasokannya.

Belgia pun menuduh Rusia menggunakan energi sebagai senjata untuk memeras Uni Eropa dan membalas sanksi negara-negara barat atas invasinya ke Ukraina.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan Gazprom memasok gas sebanyak mungkin ke Eropa. Peskov menyebut masalah teknis mencegah perusahaan itu mengekspor lebih banyak dari biasanya.

Hari ini, aliran gas melalui Nord Stream 1 turun menjadi 14,4 juta kwh per jam dari sekitar 28 juta kwh per jam sehari sebelumnya. Nord Stream 1 hanya beroperasi sekitar 40% dari kapasitas normal.

(hal/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT