'Oneng' Tolak Harga BBM Subsidi Naik, Kutip Kepala BPS Inflasi Bisa Melesat

ADVERTISEMENT

'Oneng' Tolak Harga BBM Subsidi Naik, Kutip Kepala BPS Inflasi Bisa Melesat

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 30 Agu 2022 17:40 WIB
Rieke Diah Pitaloka saat ditemui di gedung DPR.
Rieke Diah Pitaloka/Foto: Noel/detikFoto
Jakarta -

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka atau yang dulu dikenal dengan 'Oneng' berharap harga BBM subsidi tidak naik. Sebab, kenaikan harga tersebut akan berdampak ke inflasi.

Rieke mengatakan, kenaikan harga BBM mesti menjadi perhatian dan diantisipasi. Ia pun mengutip pernyataan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) terkait kenaikan harga BBM dan dampaknya terhadap inflasi.

"Ini saya bacakan tanggapan dari Kepala Badan Pusat Statistik bahwa dampak kenaikan harga BBM khususnya terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi begitu, karena BBM digunakan untuk konsumsi hampir seluruh sektor maka inflasi kita di 17,11%," kata Rieke dalam rapat kerja dengan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan di Komisi VI DPR RI, Jakarta, Selasa (30/8/2022).

Menurutnya, dampak kenaikan harga BBM cukup signifikan. Ia pun berharap Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan jajarannya memiliki strategi.

"Tentu saja tidak bisa hanya Menteri Perdagangan karena Menteri Perdagangan sendiri bukan pihak memutuskan kenaikan BBM," ujarnya.

Meski demikian, paling tidak hal itu menjadi catatan penting. Secara pribadi, Rieke ingin harga BBM subsidi tidak naik.

"Kalau dari sisi saya paling tidak secara pribadi saya tetep bertahan untuk pada saat ini BBM bersubsidi tidak naik dulu lah. Tentu juga tidak mudah bagi Menteri Perdagangan, nggak mungkin nggak ada tambahan inflasi saya kira, itu sudah perhitungan ekonomi yang pasti terjadi," jelasnya.

Simak juga Video: Luhut soal Kenaikan Harga BBM: Ini Bukan Seperti Perang Dunia Ketiga!

[Gambas:Video 20detik]




(acd/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT