ADVERTISEMENT

Amankan Pasokan Energi, Jerman Ambil Alih Kilang Minyak Rusia

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 17 Sep 2022 14:36 WIB
Tangki minyak depo kilang bontang. detikfoto/dikhy sasra
Ilustrasi/Foto: dikhy sasra
Jakarta -

Jerman mengambil alih operasional kilang milik Rusia. Dikutip dari Reuters, disebutkan langkah ini ditempuh demi mengamankan pasokan energi dan berkomitmen untuk menghapus impor minyak dari Rusia pada akhir tahun.

Kementerian Ekonomi Jerman menyebutkan Rosneft melalui kilang Schwedt merupakan pemasok 90% bahan bakar di Berlin. "Ini adalah kebijakan energi jangka panjang dan melindungi negara kita," kata Kanselir Olaf Scholz dikutip dari Reuters, Sabtu (17/9/2022).

Scholz mengungkapkan Rusia memang tak lagi jadi pemasok energi untuk Jerman. Saat ini pemerintah di negara Eropa sedang mengatasi masalah bahan bakar energi yang terganggu sejak mereka memberlakukan sanksi ke Rusia atas invasinya ke Ukraina.

Saat sanksi dilancarkan, Rusia membalas dengan mengurangi pasokan gas dan mengancam akan menghentikan semua pengiriman gas ke negara yang memberi mereka sanksi. Kondisi ini membuat harga melonjak dan Eropa khawatir tak bisa memenuhi kebutuhan saat musim dingin tiba.

Perebutan kilang Schwedt ini memang sangat berisiko. Pasalnya Rusia bisa saja melakukan pembalasan karena operasionalnya diambil alih.

Scholz menyebut jika Jerman telah memprediksi kemungkinan adanya penghentian pasokan minyak secara tiba-tiba dari Rusia.

Dalam sebuah dokumen yang dirilis pemerintah Jerman pada Jumat lalu, bahwa sedang dilakukan pembicaraan dengan pemerintah Kazakhstan untuk mengamankan pengiriman minyak untuk Schwedt.

Hingga berita ditayangkan pihak Rosneft Deutschland dan Rosneft belum memberikan komentar apapun terkait pengambilalihan ini.

(kil/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT