Alasan Program Kompor Listrik Akhirnya Harus Dibatalkan

ADVERTISEMENT

Alasan Program Kompor Listrik Akhirnya Harus Dibatalkan

Ilyas Fadilah - detikFinance
Rabu, 28 Sep 2022 06:15 WIB
Jakarta -

PT PLN (Persero) akhirnya membatalkan program kompor listrik, atau dikenal juga dengan kompor listrik induksi. Selama ini, program kompor listrik telah menjalani proses sosialisasi di sejumlah daerah.

Bahkan, digadang-gadang sebagai pengganti LPG 3 Kg. Nah, apa sebenarnya alasan PLN membatalkan program kompor listrik?

Dalam keterangan tertulis PLN, dikutip Rabu (28/9/2022), program kompor listrik dibatalkan demi menjaga kenyamanan masyarakat dalam pemulihan ekonomi pascapandemi COVID-19.

"PLN memutuskan program pengalihan ke kompor listrik dibatalkan. PLN hadir untuk memberikan kenyamanan di tengah masyarakat melalui penyediaan listrik yang andal," ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, dalam keterangan tertulis.

Selain itu, Darmawan menambahkan, tarif listrik PLN tidak naik. Penetapan tarif listrik ini telah diputuskan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Tidak ada kenaikan tarif listrik. Ini untuk menjaga peningkatan daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi," sambung Darmawan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan program konversi LPG 3 kg ke kompor listrik induksi belum berlaku tahun 2022. Pertimbangan ini diambil setelah pemerintah melihat langsung kondisi di lapangan.

"Setelah melihat langsung kondisi di lapangan terkait konversi kompor LPG 3 kg menjadi kompor listrik induksi, dapat saya sampaikan bahwa pemerintah belum memutuskan terkait program konversi kompor LG 3 kg menjadi kompor listrik induksi," kata Airlangga dalam konferensi pers virtual, Jumat (23/9/2022).

Ia pun menyampaikan program tersebut tidak akan diberlakukan tahun 2022. "Namun dapat dipastikan bahwa program ini tidak akan diberlakukan di tahun 2022," tutur Airlangga.


Saksikan juga d'Mentor on Location: Rahasia Dulang Rupiah Dari Limbah

[Gambas:Video 20detik]



(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT