Bos PLN Ngadu ke Airlangga, Jeroan Trafo Banyak yang Impor

ADVERTISEMENT

Bos PLN Ngadu ke Airlangga, Jeroan Trafo Banyak yang Impor

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 23 Nov 2022 13:17 WIB
PT PLN berkomitmen terus memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Hal itu disampaikan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo di #DemiIndonesia.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Rantai pasok baru untuk sektor ketenagalistrikan perlu dibangun. Sebab, masih ada komponen untuk sektor ketenagalistrikan di mana kebanyakan berasal dari impor.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo melaporkan hal itu kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara PLN Locomotion 2022.

"Kami juga menemukan ternyata perlu dibangun rantai pasok baru sebagai contoh trafo. Ada trafo yang local content-nya baru 26%. Pak Menko mohon izin melaporkan pak," katanya di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (23/11/2022).

Darmawan menjelaskan, dirinya sempat bertanya-tanya tentang kandungan lokal dalam trafo di RI yang tidak bisa bertambah. Ternyata memang ada beberapa komponen inti yang harus didatangkan dari luar negeri.

"Lah kok tidak bisa naik, ternyata core-nya bapak itu ternyata masih harus diimpor," sambung Darmawan.

Darmawan sempat mempertanyakan hal tersebut. Menurut Darmawan, yang dibutuhkan ternyata silicon steel.

Lanjut Darmawan, dirinya telah berdiskusi dengan Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Dari diskusi tersebut, akan ditindaklanjuti dengan penandatangan nota kesepahaman penjajakan agar silicon steel itu bisa diproduksi di dalam negeri.

"Saya berdiskusi dengan rekan kami, dari Dirut Krakatau Steel, ternyata salah satu produsennya adalah dari Posco dan kita hari ini akan menandatangani, menjajaki MoU kalau ini bisa diproduksi dalam negeri, kami siap untuk mengunci agar core-nya harus dari dalam negeri," jelas Darmawan.

"Artinya ini adalah captive bagi inovasi manufacturing capacity dari dalam negeri, dan ini menggambarkan bagaimana kita berkolaborasi," ungkapnya.

(acd/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT