Kejar Target Minyak 1 Juta Barel/Hari, SKK Migas Teken MoU dengan Sucofindo-PTPN

SKK Migas IOG Convention 2022

Kejar Target Minyak 1 Juta Barel/Hari, SKK Migas Teken MoU dengan Sucofindo-PTPN

Inkana Izatifiqa R Putri - detikFinance
Kamis, 24 Nov 2022 20:50 WIB
MoU SKK Migas dan Mitra Bisnis
Foto: detikcom/Inkana Putri
Bali -

SKK Migas terus berupaya mengejar target produksi minyak 1 juta BOPD dan gas 12 BSCFD pada tahun 2030. Upaya ini salah satunya diwujudkan melalui penandatanganan sejumlah nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan beberapa perusahaan.

Dalam pelaksanaan 3rd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2022 (IOG 2022), yang digelar di Nusa Dua, Bali, Kamis (24/11). SKK Migas dan kontraktor KKS melakukan penandatanganan dengan tujuh perusahaan penyedia teknologi mitra bisnis.

Adapun ketujuh perusahaan tersebut yakni Schlumberger, Landmark Halliburton, Superintending Company of Indonesia (Sucofindo), Konsorsium Luas Birus Utama-Patra Abdi Sejati-Petrotech Penta Nusa-ANTON, Solar Services Indonesia (Solar Turbines), PT. Pertamina International Shipping dan PT Perkebunan Nusantara III (Persero).

"Penandatanganan hari ini membuktikan bahwa IOG 2022 bukan hanya sebuah konvensi tetapi ada tindakan nyata berupa business deal untuk mendorong kemajuan industri hulu migas Indonesia," ujar Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam acara IOG 2022, Kamis (24/11/2022).

"MoU dengan tujuh perusahaan tersebut mendukung Rencana Strategis Indonesian Oil and Gas 4.0 atau Renstra IOG 4.0 yang merupakan rencana strategis yang dikembangkan industri hulu migas untuk mencapai target produksi di tahun 2030," imbuhnya.

Lebih lanjut, Dwi menyampaikan Renstra IOG 4.0 mengimplementasikan 6 pilar strategis dan 4 pilar pendukung yang diterjemahkan menjadi 25 program kerja dengan 80 target dan lebih dari 200 action plans. MoU tersebut secara umum mendukung pilar adopsi teknologi melalui kerja sama yang disesuaikan dengan kompetensi masing-masing perusahaan.

Adapun MoU antara SKK Migas dengan Schlumberger dan Landmark Halliburton menekankan pada kolaborasi dalam mendukung Indonesia mencapai 1 juta BOPD dan 12 BSCFD di 2030. Kerja sama ini antara lain meliputi, pengembangan sumber daya manusia, digitalisasi, serta penerapan teknologi terbaru pada kegiatan eksplorasi dan produksi.

Sementara bersama Sucofindo, SKK Migas akan memfasilitasi pemanfaatan sumber daya dan pengalaman Sucofindo dalam bidang inspeksi, pengujian, sertifikasi, konsultasi dan pelatihan untuk mendukung operasi hulu migas.

Di sisi lain, MoU dengan Konsorsium Dalam Negeri PT Luas Birus Utama - PT Abdi Patra Sejati - PT Petrotech Penta Nusa - PT Anton Oilfield Services Indo bertujuan untuk mengevaluasi potensi reaktivasi sumur idle dan pengembangan lapangan; optimalisasi dan peningkatan pencapaian produksi minyak dan gas; serta mendukung SKK Migas dalam mengelola kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi.

Klik halaman selanjutnya >>>