Menteri ESDM Buka Suara soal Bagi-bagi Rice Cooker: Masih Perlu Pendalaman

ADVERTISEMENT

Menteri ESDM Buka Suara soal Bagi-bagi Rice Cooker: Masih Perlu Pendalaman

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 29 Nov 2022 16:21 WIB
Arifin Tasrif
Menteri ESDM Arifin Tasrif/Foto: Kementerian ESDM
Jakarta -

Menteri ESDM Arifin Tasrif buka suara mengenai wacana bagi-bagi penanak nasi listrik (PNL) atau rice cooker kepada masyarakat. Arifin mengatakan, program itu masih perlu pendalaman.

"Itu masih perlu pendalaman, karena juga melibatkan juga K/L (kementerian dan lembaga) yang lain," katanya di gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (29/11/2022).

Dia mengatakan, pemerintah belum mengalokasikan anggaran karena pendalaman untuk program ini belum rampung. "Anggarannya ya belum ada, karena memang belum selesai pendalamannya," katanya.

Wacana bagi-bagi rice cooker ini terungkap dalam Forum Diskusi Publik yang digelar Jumat (25/11) lalu. Subkoordinator Fasilitasi Hubungan Komersial Usaha Ketenagalistrikan, Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM, Edy Pratiknyo mengatakan kebijakan itu sedang dibahas.

Dalam paparannya disebutkan, bantuan penanak nasi listrik (BPNL) ini sebanyak 680.000 unit yang akan disalurkan ke seluruh Indonesia melalui APBN Kementerian ESDM 2023.

Terpisah, Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan anggaran program bagi-bagi rice cooker belum disetujui Kemenkeu. Adapun usulan anggaran sebesar Rp 300 miliar untuk tahun depan menjalani program tersebut.

"Rp 300 miliar pengadaannya, tapi sampai sekarang belum ada itu anggarannya masih usulan dibahas di Komisi VII DPR RI," kata Dadan di Hotel Mulia Senayan, Jakarta.

(acd/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT