MyPertamina Dipakai buat Beli Solar Subsidi, Pertalite Kapan?

ADVERTISEMENT

MyPertamina Dipakai buat Beli Solar Subsidi, Pertalite Kapan?

Aulia Damayanti - detikFinance
Sabtu, 03 Des 2022 14:00 WIB
Kebijakan menggunakan MyPertamina untuk beli bensin subsidi mengundang beragam tanggapan. Seperti di Denpasar, warga merasa resah jika kebijakan itu mulai berlaku nantinya, Minggu, 3/7/2022.
Beli Solar Subsidi Wajib Pakai MyPertamina/Foto: Ni Made Lastri Karsiani Putri/detikBali
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) mulai uji coba pembelian BBM solar subsidi menggunakan QR code dari MyPertamina. Sementara rencana sebelumnya pengguna BBM pertalite juga akan diwajibkan mendaftar di MyPertamina.

Namun, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting, mengatakan sampai saat ini untuk pembelian pertalite sementara belum diwajibkan menggunakan MyPertamina. Hal ini disampaikan saat ditanya kapan rencana pertalite juga menggunakan MyPertamina.

"Sementara ini belum (Pertalite)," katanya kepada detikcom, Sabtu (3/12/2022).

Irto menjelaskan, terkait pertalite pihaknya masih menunggu revisi Peraturan Presiden RI Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Paralel kami masih menunggu revisi Perpres 191/2014," lanjutnya.

Saat ini, hanya pembelian solar subsidi saja yang diuji coba agar menggunakan QR code dari MyPertamina. Uji coba ini masih terbatas hanya di 11 Kabupaten/Kota.Sementara kendaraan yang belum terdaftar masih akan tetap dilayani. Hanya saja pembelian BBM solar subsidi dibatasi 40 liter per hari.

Sebagai informasi, memang sampai saat ini belum terbit secara resmi bagaimana revisi dari Perpres RI Nomor 191 tahun 2014. Sebelumnya, Direktur BBM Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Patuan Alfon Simanjuntak sempat mengatakan sebenarnya revisi perpres tersebut sudah selesai.

"Jadi kami sampaikan bahwa revisi Perpres sudah rampung, lalu pengisian atau penyesuaian konsumen pengguna yang akan diatur sudah clear. Kita tinggal menunggu keputusan lebih lanjut," ujar Alfon dalam acara diskusi Menemukan Jalan Subsidi BBM Tepat Sasaran, dikutip melalui CNBC, Rabu (31/8/2022).

Lebih lanjut, Alfonso menyampaikan, izin prakarsa untuk merevisi aturan tersebut sudah ada di Kementerian BUMN. Sejalan dengan hal tersebut, pihaknya bersama Kementerian ESDM sudah membentuk tim teknis dalam menyusun revisinya dan telah mengkoordinasikannya dengan Menko Perekonomian.

(ada/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT