Lifting Migas Lesu, tapi Setoran ke Negara Jumbo

ADVERTISEMENT

Lifting Migas Lesu, tapi Setoran ke Negara Jumbo

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 18 Jan 2023 14:55 WIB
Ilustrasi sektor migas
Foto: Ilustrasi Migas (Fauzan Kamil/Infografis detikcom)
Jakarta -

Kinerja hulu minyak dan gas bumi (migas) masih berat di tahun 2022. Hal itu tercermin sejumlah indikator yang di bawah target.

SKK Migas mencatat, realisasi lifting minyak tahun 2022 sebesar 612,3 ribu barel per hari (MBOPD) atau 87,1% dari target 2022 sebesar 703 MBOPD.

"(Lifting) mencapai 612 ribu barel oil per day, itu ada 93% dari tahun lalu atau 87% dari APBN," kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam konferensi pers, Rabu (18/1/2023)

Berikutnya, realisasi lifting gas sebesar 5.347 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) atau sebanyak 92,2% dari target 5.800 MMSCFD.

Realisasi investasi hulu migas tercatat US$ 12,3 miliar. Angka tersebut sebanyak 93% dari target 2022 yakni US$ 13,2 miliar.

Sementara, realisasi cost recovery sebesar US$ 7,8 miliar pada tahun 2022 atau sebanyak 90,2% dari target sebesar US$ 8,65 miliar.

Penerimaan negara dari hulu migas mencapai US$ 18,19 miliar. Realisasi ini sebesar 183% dari target 2022 US$ 9,95 miliar. "Penerimaan negara US$ 18,19 miliar dari target US$ 9,95 miliar," katanya.

(acd/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT