Produksi Lapangan Abadi Masela Molor 2 Tahun, Ini Biang Keroknya

ADVERTISEMENT

Produksi Lapangan Abadi Masela Molor 2 Tahun, Ini Biang Keroknya

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 18 Jan 2023 19:10 WIB
Ilustrasi sektor migas
Foto: Ilustrasi Migas (Fauzan Kamil/Infografis detikcom)
Jakarta -

Target produksi (onstream) Lapangan Abadi, Blok Masela mundur 2 tahun. Sebab, pengembangan di blok tersebut sempat terputus karena pandemi.

Sebelumnya, Lapangan Abadi, Blok Masela ditargetkan onstream 2027. Artinya, target produksi diperkirakan mundur menjadi 2029.

"Target onstream kita mengacu pada waktu yang hilang saja, karena pandemi, yang kita tahu bahwa kira-kira 2 tahun praktis tidak ada aktivitas di sana. Kita akan mengejar bahwa itu menjadi perkiraan, sambil menunggu nanti review plan of development-nya, bahwa kira-kira ya 2 tahun terjadi pergeseran," ungkap Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam konferensi pers, di kantornya, Rabu (18/1/2023).

Sementara itu, Dwi menyebutkan, PT Pertamina (Persero) tengah bernegosiasi dengan Shell untuk mengambil alih hak partisipasi di Blok Masela. Dia berharap, proses negosiasi ini segera selesai.

"Untuk Abadi Masela sebagaimana kita ketahui karena yang sudah berproses adalah Pertamina dengan Shell untuk mengambil PI (participating interest)-nya Shell ini sedang dalam proses, dan diharapkan dalam waktu segera. Negosiasi ini sekarang jalan, jadi sekarang proses negosiasi antara Shell dan Pertamina," jelasnya.

Dwi tak menyebut berapa nilai untuk mengambil alih hak partisipasi tersebut. Namun, dia mengatakan, prosesnya sudah dekat.

"Informasinya tanpa menyebut angka waktu itu sudah dikatakan bahwa ini sudah dekat. Namanya negosiasi ada naik, ada yang turun, informasinya sudah dekat, sehingga diharapkan bisa segera berjalan," terangnya.

(acd/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT