Konsumsi BBM Diprediksi Naik 2,3% saat Nataru, Pertamina Jamin Stok Aman

Konsumsi BBM Diprediksi Naik 2,3% saat Nataru, Pertamina Jamin Stok Aman

Heri Purnomo - detikFinance
Rabu, 26 Nov 2025 18:30 WIB
Jakarta -

Pertamina Patra Niaga memprediksi konsumsi energi mengalami peningkatan pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Puncaknya akan terjadi pada 24-25 Desember 2025 dan 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

Pj Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun mengatakan untuk konsumsi BBM jenis bensin akan meningkat 2,3% dan LPG meningkat hingga 3,3%. Sebaliknya, Roberth mengatakan konsumsi solar diprediksi akan turun sekitar 2,8%. Hal ini dikarenakan adanya pembatasan operasional kendaraan truk selama periode libur akhir tahun.

"Untuk avtur juga mengalami kenaikan, kita prediksi sekitar 2,4%. Kemudian kerosin atau minyak tanah, walaupun secara umum sudah terkonversi, tapi masih ada beberapa wilayah yang memang masih menggunakan minyak tanah atau kerosin, ada 6,2%," katanya dalam Media Briefing Satgas Nataru di Jakarta, Rabu (26/11/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Roberth memastikan stok BBM dan LPG dalam kondisi aman. Ia menyebutkan per 25 November 2025, stok LPG tercatat 13 hari, kerosin 17 hari, solar 14 hari, avtur 25 hari, Pertamax Turbo 22 hari, Pertamax 13 hari, dan Dex 15 hari.

ADVERTISEMENT

"Tentunya masyarakat tidak perlu khawatir, karena per 25 November, kita bisa sampaikan bahwa untuk LPG ketahanan stok kita ada di 13 hari. Kemudian kerosin ada di 17 hari, solar ada di 14 hari, avtur ada di 25 hari, Pertamax Turbo ada di 22 hari, Pertamax ada di 13 hari, dan Dex ada di 15 hari," katanya.

Roberth menjelaskan, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah infrastruktur untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi energi di antaranya 7.885 SPBU, 6.777 Pertashop, 6.634 agen LPG, serta dukungan dari 736 SPBE dan 223 agen minyak tanah.

"Kemudian akan ada sekitar 1.866 SPBU, tentunya pasti ini juga terkonsentrasi di daerah jalur apa istilahnya, mudik atau balik lah gitu ya kita sebutnya, itu yang akan beroperasi 24 jam. Kemudian sekitar 6.231 agen LPG yang disiagakan terkait dengan hari libur dan sebagainya," katanya.

(acd/acd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads