Freeport Respons Penembakan di Jalan ke Tembagapura, Akses Ditutup Sementara

Freeport Respons Penembakan di Jalan ke Tembagapura, Akses Ditutup Sementara

Heri Purnomo - detikFinance
Rabu, 11 Feb 2026 17:45 WIB
Kota Tembagapura di Papuar, lokasi PT Freeport Indonesia.
IlutsrasiFoto: Angga Aliya ZRF/detikcom
Jakarta -

PT Freeport Indonesia (PTFI) mendapatkan laporan dari pihak aparat keamanan terkait insiden penembakan yang terjadi di Mile Post 50, jalan utama menuju Tembagapura, pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIT. Dikabarkan dalam insiden itu terdapat satu anggota TNI yang meninggal dunia imbas insiden tersebut.

VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia Katri Krisnati mengatakan bahwa saat ini akses jalan tersebut dilakukan penutupan sementara. Hal ini dilakukan guna menjamin keselamatan seluruh pihak.

"Kami menerima laporan dari aparat keamanan pemerintah terkait insiden penembakan yang terjadi pada Rabu, 11 Februari 2026 sekitar pukul 15.00 WIT di Mile Post 50, jalan utama menuju Tembagapura. Akses jalan utama menuju Tembagapura untuk sementara masih ditutup," ujarnya saat dihubungi detikcom, Rabu (11/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Katri menyampaikan keselamatan dan keamanan karyawan seluruh karyawan PT Freeport maupun seluruh pihak di wilayah kerja PT Freeport menjadi prioritas dalam situasi saat ini.

Ia mengatakan pihaknya akan terus melakukan kordinasi dengan pihak aparat keamanan terkait perkembangan kondisi dilapangan usai insiden penembakan tersebut.

ADVERTISEMENT

"Kami terus berkoordinasi dengan aparat keamanan pemerintah terkait hal ini," ujarnya.

Mengutip CNN Indonesia, Anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) dilaporkan telah menyerang rombongan kendaraan PT. Freeport Indonesia di KM 50, Timika, Papua Tengah pada Rabu (11/2).

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Tri Purwanto menjelaskan peristiwa terjadi saat personel Koramil 1710-04/Tembagapura, Kodim 1710/Mimika, melaksanakan tugas di wilayah tersebut.

"Benar telah terjadi insiden kontak tembak di KM 50 area PT. FI. Saat ini seluruh korban sudah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis secara optimal," kata Tri dalam keterangan tertulis.

Berdasarkan laporan pendahuluan yang diterima Kodam XVII/Cenderawasih, Serka AC meninggal dunia dalam kontak tembak tersebut. Lalu Sertu H mengalami perdarahan pada hidung, sedangkan satu karyawan PT Freeport berinisial HR mengalami luka tembak dan dalam perawatan.

Tri mengatakan saat ini aparat keamanan sedang memburu pelaku penembakan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Kami terus berkoordinasi dengan aparat dan pihak terkait untuk menjamin stabilitas keamanan di wilayah tersebut," katanya.

Ia juga memastikan TNI akan terus meningkatkan kewaspadaan di sejumlah titik rawan, khususnya di kawasan objek vital nasional.

(hrp/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads