Purbaya Pede Bisa Kendalikan Anggaran Meski Harga Minyak Tembus US$ 92/Barel

Purbaya Pede Bisa Kendalikan Anggaran Meski Harga Minyak Tembus US$ 92/Barel

Andi Hidayat, Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 03 Mar 2026 20:35 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan paparan kinerja APBN dalam konferensi pers APBNKita di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (23/2/2026).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah).Foto: Andhika Prasetia/detikFoto
Jakarta -

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kesiapan anggaran di tengah meroketnya harga minyak dunia imbas perang Amerika Serikat (AS) & Israel lawan Iran.

Sebagai informasi, Iran telah menutup Selat Hormuz sebagai respons atas serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Alhasil harga minyak dunia meroket

Menurut Purbaya saat ini harga minyak dunia naik menyentuh level US$ 80 per barel. Meski begitu, Purbaya memastikan anggaran untuk impor minyak maupun subsidi masih bisa dikendalikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan, kata Purbaya, harga minyak menyentuh level US$ 92/barel pun, anggaran negara masih bisa dikenalikan.

"Kan channel-nya melalui ekspor ataupun harga minyak. Harga minyak sudah ke US$ 80, saya hitung sampai US$ 92 pun kita masih bisa kendalikan anggarannya. Jadi tidak masalah," ungkap Purbaya kepada wartawan di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

ADVERTISEMENT

Purbaya mengaku tidak khawatir dengan kenaikan harga minyak dunia. Menurutnya, rentang kenaikan harga tersebut masih bisa ditangani pemerintah.

"Nggak. Kita bisa adjust, kita bisa atur," jelasnya.

Purbaya menambahkan ndonesia akan mendapat tambahan suplai bahan bakar minyak (BBM). Adapun sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan cadangan BBM Indonesia cukup digunakan untuk 20 hari ke depan.

"20 hari itu kalau nggak ada supply sama sekali, baru berantakan. Tapi biasanya nggak seperti itu. Kita pasti dapat suplai, tapi harganya lebih tinggi," pungkas Purbaya

(hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads