×
Ad

Pertamina Minta Jangan Panic Buying BBM

Heri Purnomo - detikFinance
Selasa, 17 Mar 2026 04:30 WIB
Ilustrasi.Foto: Dok. Pertamina Patra Niaga
Jakarta -

PT Pertamina Patra Niaga meminta masyarakat tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan atau panic buying. Hal ini dilakukan agar distribusi energi tetap berjalan lancar.

Hal ini disampaikan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra di Rest Area Km 57, Cikampek, Jawa Barat, Senin (16/3/2026).

"Terkait panic buying ini, kita minta kepada masyarakat agar tidak panic buying," ujar Mars Ega dikutip dari Antara, Senin (16/3/2026).

Mars Ega menegaskan pihaknya telah menyiapkan pasokan BBM jauh-jauh hari guna memastikan ketersediaan aman.

"Kalau panic buying ini nanti malah menimbulkan efek yang kurang baik," tambah Mars Ega.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) dan liquified petroleum gas (LPG) di atas standar minimum nasional.

Dalam sidang kabinet paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jumat (13/3/2026), Bahlil melaporkan Pertalite (RON 90) memiliki ketahanan stok nasional atau coverage days (CD) sebesar 24,39 hari. Angka ini berada di atas batas minimum sebesar 18,2 hari.

Pertamax (RON 92), ketahanan stok nasional tercatat 28,75 hari atau lebih tinggi dari batas minimum 19,9 hari. Pertamax Turbo (RON 98) dilaporkan memiliki ketahanan stok 31,32 hari, melampaui batas minimum 22,3 hari.

"Jadi saya pikir untuk urusan bensin InsyaAllah clear bapak," kata Bahlil kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).

415 Kapal Siaga

Sementara itu, PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menyiagakan 415 armada kapal untuk mendukung kelancaran distribusi energi nasional sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, aktivitas transportasi, serta kebutuhan energi selama Ramadan hingga masa mudik Lebaran.

Armada ini didominasi kapal Anchor Handling Tug Supply (AHTS), tugboat, dan small craft tersebut disiagakan untuk menunjang aktivitas pelayaran, operasi pelabuhan energi, serta pengawalan kapal tanker yang mengangkut berbagai produk energi strategis di seluruh wilayah Indonesia selama periode Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2026.

Direktur Utama PT Pertamina Trans Kontinental, I Ketut Laba, menegaskan kesiapan armada marine services menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan distribusi energi nasional.

"Melalui kesiapan 415 armada marine services ini, kami ingin memastikan distribusi energi nasional tetap terjaga selama Ramadan dan Idulfitri, sekaligus memperkuat peran PTK sebagai mitra strategis dalam ekosistem logistik energi Pertamina," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (16/3/2026).




(hns/hns)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork