Bahlil Ungkap Nasib 2 Kapal Pertamina: Masih Negosiasi, Antrean Panjang

Bahlil Ungkap Nasib 2 Kapal Pertamina: Masih Negosiasi, Antrean Panjang

Heri Purnomo - detikFinance
Selasa, 17 Mar 2026 15:01 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.Foto: Heri Purnomo/detikcom
Jakarta -

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara terkait upaya mengeluarkan dua kapal tanker Pertamina yang masih tertahan di Teluk Arab.

Dua kapal tersebut, Pertamina Pride dan Gamsunoro, tertahan di Teluk Arab lantaran Selat Hormuz ditutup Iran.

Menurut Bahlil proses negosiasi dengan Pemerintah Iran masih terus berlangsung

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masih negosiasi sekarang. Kan ini kan antrean panjang. Lagi dalam negosiasi, ya. Kasih kami waktu ya. Masih negosiasi, masih negosiasi," ungkapnya saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (17/3/2025).

ADVERTISEMENT

Kabar baiknya, negosiasi kini berjalan di tengah tensi di Selat Hormuz mulai turun. Bahlil mengatakan Iran mulai menerapkan kebijakan buka tutup agar kapal-kapal tanker bisa lewat membawa pasokan minyak.

Cuma, kebijakan Iran tersebut tidak berlaku bagi Amerika Serikat dan Israel.

"Alhamdulillah kita sekalipun dalam kondisi geopolitik yang sampai sekarang belum ada tanda-tanda konflik di Timur Tengah itu selesai, tapi kita sedikit mendapat angin segar dengan Selat Hormuz itu sudah mulai ada kebijakan tutup-buka," terang Bahlil

"Artinya bagi kapal-kapal, bagi negara-negara yang bukan Israel dan Amerika, itu bisa sekarang untuk terjadi komunikasi. Dan ini sebenarnya adalah sebuah perkembangan yang positif," sambungnya.

Tonton juga video "Langkah Kemlu Bebaskan Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz"
(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads