×
Ad

Bocoran Negara yang Kapal Tankernya Direstui Iran Lewat Selat Hormuz

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Rabu, 18 Mar 2026 03:30 WIB
Konflik Timur Tengah Bikin Kapal Tanker Tertahan di Selat Hormuz.Foto: REUTERS/Benoit Tessier
Jakarta -

Selama perang Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran, Teheran masih mengizinkan Selat Hormuz terbuka untuk negara-negara, kecuali AS dan para sekutunya.

Selat Hormuz sangat penting karena sekitar 20% dari pengiriman minyak dari Timur Tengah melewati selat tersebut.

Sebelumnya pada 2 Maret lalu, penasihat senior untuk panglima tertinggi Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Ebrahim Jabari, mengumumkan selat tersebut resmi ditutup. Jika ada kapal yang mencoba untuk menyeberanginya, IRGC dan angkatan laut akan membakar kapal-kapal tersebut.

Langkah tersebut membuat harga minyak melonjak tembus US$ 100 per barel dari harga sebelum perang sekitar US$ 65. Di mana terakhir harga minyak mentah Brent yang menjadi patokan internasional naik 2,5% menjadi US% 105,70 per barel pada perdagangan Senin (16/3/2026) kemarin.

Angka itu tercatat naik lebih dari 40% jika dibandingkan harga pada perdagangan 28 Februari lalu saat perang belum dimulai. Karena hal inilah Iran kemudian didekati sejumlah negara yang meminta jalur aman bagi kapal-kapal mereka.

"Teheran telah didekati oleh sejumlah negara yang meminta jalur aman bagi kapal-kapal mereka dan ini terserah militer kami untuk memutuskan," ujar Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dikutip dari Al Jazeera, Selasa (17/3/2026).

Aragachi menambahkan sejumlah kapal tanker dari beberapa negara telah diizinkan untuk lewat Selat Hormuz tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Namun ,kapal-kapal dari sejumlah negara memang tercatat melintasi Selat Hormuz dengan aman. Berikut daftarnya:

1. Pakistan

Sebuah kapal tanker Aframax berbendera Pakistan bernama Karachi berlayar keluar dari Teluk melalui Selat Hormuz pada hari Minggu (15/3), menurut laporan Bloomberg News.

2. India

Pada hari Sabtu (14/3), duta besar Iran untuk India, Mohammad Fathali, menyebut bahwa Teheran telah mengizinkan beberapa kapal India untuk melewati Selat Hormuz dalam pengecualian langka terhadap blokade yang telah mengganggu pasokan energi global.

Fathali tidak mengkonfirmasi jumlah kapal tersebut. Namun, pada hari yang sama, New Delhi mengatakan dua kapal tanker berbendera India yang membawa gas petroleum cair menuju pelabuhan di India barat telah melewati selat tersebut

3. Turki

Sebuah kapal milik Turki yang telah menunggu di dekat Iran diizinkan melewati selat tersebut setelah pihak berwenang menerima izin dari Teheran, kata Menteri Transportasi dan Infrastruktur Turki Abdulkadir Uraloglu dalam komentarnya kepada media Turki pada hari Jumat.

"Ada lima belas kapal [dengan pemilik berkebangsaan Turki] di sana. Kami memperoleh izin dari pihak berwenang Iran untuk salah satu kapal yang telah menggunakan pelabuhan Iran, dan kapal itu lolos pemeriksaan," kata Uraloglu.

4. China

China saat ini sedang bernegosiasi dengan Iran untuk mengizinkan kapal pengangkut minyak mentah dan gas alam cair mereka dari Qatar boleh melewati Selat Hormuz dengan aman.

Dalam hal ini Negeri Tirai Bambu memang memiliki hubungan persahabatan dengan Iran dan sangat bergantung pada pasokan minyak bumi dari Timur Tengah. Sehingga mereka tidak senang dengan keputusan Iran untuk melumpuhkan pengiriman melalui selat tersebut dan mendesak Teheran untuk mengizinkan jalur aman bagi kapal-kapalnya.

5. Prancis dan Italia

Dua negara Eropa itu dikabarkan telah meminta pembicaraan dengan Iran terkait izin untuk kapal-kapal mereka agar bisa melewati selat tersebut, seperti demikian dilaporkan Financial Times Inggris yang mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya.




(hns/hns)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork