×
Ad

Trump Tunda Serangan ke Pembangkit Listrik Iran Selama 5 Hari

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Selasa, 24 Mar 2026 06:30 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.Foto: dok. Reuters
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memutuskan untuk menunda serangan militer terhadap pembangkit listrik Iran selama lima hari ke depan.

Penundaan serangan ini diumumkan selang beberapa jam sebelum batas waktu ancaman serangan AS terhadap Iran. Dalam pernyataan Trump lewat Truth Social, AS disebut telah menggelar pertemuan dengan Iran selama dua hari untuk membahas nasib perang tersebut.

"Saya dengan dengan hati melaporkan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah melakukan pembicaraan yang sangat baik dan produktif selama dua hari terakhir mengenai penyelesaian lengkap dan total atas perselisihan di timur tengah," ujar Trump lewat Truth Social, dikutip dari CNBC, Senin 23/3/2026).

"Saya telah menginstruksikan departemen perang menunda semua serangan terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama 5 hari," sambung Trump.

Sebelumnya Trump diketahui mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik Iran jika Selat Hormuz tidak dibuka penuh dalam waktu 48 jam terhitung sejak Sabtu (21/3) kemarin. Serangan tersebut Trump targetkan berlangsung pukul 19.44 EDT (2344 GMT) pada hari Senin.

Namun ancaman ini dibalas oleh Garda Revolusi Iran yang menargetkan pembangkit listrik Israel. Selain itu, Iran juga menargetkan serangannya terhadap pembangkit yang memasok listrik ke pangkalan AS di seluruh wilayah Teluk.

Aksi saling ancaman ini dikhawatirkan memicu gangguan pasokan listrik ke negara-negara di kawasan Teluk, serta bisa mengganggu proses desalinasi air.

Perang yang juga berdampak pada negara-negara di kawasan Teluk ini juga telah mengguncang pasar keuangan global, menaikkan biaya bahan bakar, memicu kekhawatiran inflasi global, dan menggoyahkan aliansi Barat.




(hns/hns)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork