×
Ad

India dan Filipina Rebutan Minyak Rusia Imbas Perang AS-Iran

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 27 Mar 2026 08:00 WIB
Ilustrasi/Foto: DW (News)
Jakarta -

India dan Filipina telah membeli minyak mentah Rusia. Langkah itu diambil untuk meredam gangguan pasokan yang terjadi akibat perang Amerika Serikat (AS) dan Iran.

India dikabarkan telah membeli 60 juta barel minyak mentah Rusia untuk mengamankan pasokan April 2026. Volume pembelian itu meningkat lebih dari dua kali lipat jika dibandingkan Februari 2026.

"Kargo-kargo tersebut dipesan dengan harga premium antara US$ 5 hingga US$ 15 per barel di atas harga Brent," kata sumber dikutip dari Bloomberg, Kamis (26/3/2026).

Pembelian terbaru ini terjadi setelah AS mengizinkan India untuk membeli minyak Rusia yang sudah dimuat ke kapal sebelum 5 Maret 2026. Langkah itu diambil untuk menutupi kekurangan pasokan yang timbul dari penutupan Selat Hormuz.

Sebelumnya, India yang sangat bergantung pada impor minyak menjadi pembeli utama minyak Rusia dengan harga diskon sejak invasi Rusia-Ukraina pada 2022. Setelah adanya tekanan dari AS, pembelian minyak dialihkan dari Arab Saudi dan Irak.

Para pejabat India memperkirakan pengecualian dari AS akan berlanjut selama gangguan di Selat Hormuz masih terjadi. Kilang seperti Mangalore Refinery & Petrochemicals Ltd serta Hindustan Mittal Energy Ltd yang telah menjauhi minyak Rusia sejak Desember 2025, kini kembali masuk ke pasar.




(aid/fdl)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork