×
Ad

Arus Balik Lebaran, Layanan BBM Diperkuat hingga Titik Rawan Macet

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Minggu, 29 Mar 2026 16:26 WIB
Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

Memasuki puncak arus balik Idulfitri 2026, layanan energi diperkuat untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat. Kesiapan tidak hanya mengandalkan SPBU, tetapi juga didukung berbagai layanan tambahan di lapangan.

Melalui Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri, seluruh infrastruktur energi disiagakan. Secara nasional tersedia 7.885 SPBU, dengan 2.074 di antaranya beroperasi 24 jam. Selain itu, terdapat 6.777 Pertashop yang menjangkau hingga wilayah pelosok.

SPBU 24 jam difokuskan di jalur dengan mobilitas tinggi seperti jalan tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama. Selain pengisian BBM, SPBU juga dimanfaatkan sebagai tempat singgah dengan fasilitas seperti musala, toilet, dan area istirahat.

Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan di titik strategis, disiapkan layanan tambahan berupa SPBU Modular dan Kiosk Pertamina Siaga. Layanan ini disiapkan untuk menjaga pasokan BBM tetap tersedia, terutama di titik padat yang belum terjangkau SPBU.

Di lapangan, juga dioperasikan 200 unit Motorist Pertamina Delivery Service (PDS) di jalur utama arus balik. Layanan ini menyasar kendaraan yang kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan, terutama di lokasi dengan potensi kemacetan tinggi atau akses terbatas.

Masyarakat dapat mengakses layanan motorist melalui Pertamina Contact Center 135 atau aplikasi MyPertamina. Petugas akan menuju lokasi untuk membantu pengisian BBM agar perjalanan dapat dilanjutkan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun menegaskan optimalisasi layanan dilakukan dari sisi infrastruktur hingga layanan tambahan.

"Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh layanan energi, mulai dari SPBU reguler, SPBU Modular, Kiosk Pertamina Siaga, hingga Motorist PDS, dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga kelancaran arus balik Lebaran, sehingga perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman," ujar Roberth.




(fdl/fdl)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork