Bahlil Merapat ke Istana, Lapor Mau Beli BBM Rusia?

Bahlil Merapat ke Istana, Lapor Mau Beli BBM Rusia?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 16 Apr 2026 15:19 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia/Foto: Herdi Alif Al Hikam
Jakarta -

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia merapat ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Dia akan melakukan rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto.

Ketika ditanya akan membahas apa, Bahlil meminta waktu untuk melakukan pembahasan dengan Prabowo terlebih dahulu.

Bahlil juga sempat ditanya apakah kedatangannya akan membahas soal hasil negosiasi dengan Rusia soal pasokan BBM, dia bilang setelah pertemuan dirinya akan memberikan penjelasan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya rapat dulu ya. Nanti balik akan saya laporkan ya," tegas Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2026).

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Bahlil mengungkapkan Indonesia akan mendapatkan suplai minyak mentah (crude) dan LPG serta penyimpanan (storage) dari Rusia. Hal ini didapatkan usai adanya pembahasan teknis antara dirinya dengan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev pada hari Selasa (14/4/2026) di Rusia.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pembicaraan tingkat tinggi antara Presiden Prabowo dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin sehari sebelumnya.

"Hari ini saya baru selesai melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Energi Rusia dalam rangka menindaklanjuti kesepakatan pembicaraan antara Presiden Prabowo dengan Presiden Putin. Alhamdulillah apa yang sudah menjadi kesepakatan itu, kita mendapatkan hasil yang cukup baik di mana kita bisa mendapatkan cadangan crude kita untuk kita nambah. Di samping itu juga kita akan bisa mendapatkan LPG," ujar Bahlil dalam keterangan tertulis, Selasa (14/4/2026).

Bahlil menegaskan kerja sama tersebut melalui skema antarpemerintah atau Government to Government (G to G) maupun business-to-business (B to B).

Model kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kepastian terhadap ketersediaan cadangan energi nasional, khususnya untuk minyak mentah dan LPG di Indonesia.

Di sisi lain, Indonesia terbuka memperluas ruang kolaborasi dengan Rusia, termasuk pada pengembangan storage crude, pasokan jangka panjang minyak mentah dan LPG, penjajakan nuklir, serta kerja sama di sektor mineral.

"Kita ingin semua ini betul-betul memberi kepastian bagi ketahanan energi nasional," kata Bahlil.

Simak juga Video 'Bahlil Pastikan RI Punya Alternatif Impor Minyak-LPG Selain dari Timur Tengah':

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads