Pasokan Avtur Haji 2026 Tembus 80 Ribu KL, Naik Tipis dari Tahun Lalu

Pasokan Avtur Haji 2026 Tembus 80 Ribu KL, Naik Tipis dari Tahun Lalu

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 23 Apr 2026 12:49 WIB
Petugas mengisi avtur ke pesawat Boeing 777-31H(ER) dengan nomor penerbangan SV5103 milik maskapai penerbangan Saudia di Bandara Internasional Sultan Mahmud Baddarudin (SMB) II Palembang, Kamis (23/4/2026). Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel me
Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Jakarta -

PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan lebih dari 80 ribu kiloliter (KL) avtur untuk kebutuhan penerbangan haji 2026. Kebutuhan ini naik sekitar 1,2% dibandingkan periode haji tahun lalu dan 5,6% di atas rata-rata penyaluran harian normal.

Penerbangan haji tahun ini terbagi dalam dua fase, yakni 22 April-21 Mei 2026 dan 1-30 Juni 2026. Pasokan avtur disiapkan untuk mendukung operasional di 14 bandara embarkasi.

Bandara tersebut antara lain Sultan Iskandar Muda, Minangkabau, Hang Nadim, Kualanamu, Sultan Mahmud Badaruddin II, Soekarno-Hatta, Kertajati, Adi Soemarmo, Juanda, Lombok International Airport, Sepinggan, Syamsudin Noor, Hasanuddin, serta Yogyakarta International Airport yang menjadi embarkasi baru tahun ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan suplai avtur dijaga melalui rantai pasok dari kilang hingga pengisian ke pesawat.

"Pertamina Patra Niaga memastikan keandalan suplai avtur di seluruh titik layanan penerbangan haji melalui sistem rantai pasok yang terintegrasi, mulai dari Kilang, Fuel Terminal, Aviation Fuel Terminal hingga layanan into-plane. Hal ini kami lakukan untuk menjamin kelancaran operasional penerbangan haji secara aman, tepat waktu, dan sesuai standar layanan," ujar Roberth dalam keterangan resmi, Kamis (23/4/2026).

ADVERTISEMENT

Distribusi avtur dilakukan dari bandara utama hingga bandara penyangga. Stok di tiap titik dijaga untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama periode puncak haji.

Perusahaan juga menggunakan sistem Digital Ground Operation (DGO) untuk memantau pengisian dan transaksi secara real-time. Sistem ini dipakai untuk mendukung proses distribusi avtur ke maskapai penerbangan haji seperti Garuda Indonesia dan Saudia.

(fdl/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads