RI Tahan Dulu Ekspor Listrik ke Singapura Gara-gara Harga Belum Cengli

RI Tahan Dulu Ekspor Listrik ke Singapura Gara-gara Harga Belum Cengli

Heri Purnomo - detikFinance
Senin, 11 Mei 2026 15:22 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden
Jakarta -

Rencana Indonesia ekspor listrik ke Singapura belum terwujud. Pasalnya, belum ada kesepakatan soal harga.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia terbuka untuk ekspor listrik ke Singapura, namun dalam proses kerja sama itu harus saling menguntungkan kedua belah pihak.

Bahlil pun menyinggung soal harga listrik. Ia mengatakan, jika harga yang ditawarkan tidak sesuai, maka pemerintah masih perlu kajian terlebih dahulu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk Singapura, kita juga akan ekspor, tapi harganya juga harus cengli. Selama itu belum kita bicara tentang win-win, maka saya pikir penting untuk melakukan kajian yang lebih mendalam," terang Bahlil di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (11/5/2026).

Bahlil menjelaskan Indonesia sudah menjalin kerja sama kelistrikan dengan Malaysia. Dalam hal ini, Indonesia mengimpor listrik dari Malaysia.

ADVERTISEMENT

Dalam kerja sama tersebut, Bahlil menambahkan, Indonesia dan Malaysia sama-sama mendapatkan keuntungan.

"Seperti kita melakukan kerja sama antara Malaysia dan Indonesia, itu kan kita juga impor listrik dari Malaysia, PLTA kita lewat Kalimantan. Itu bagus, harganya cengli," ujar Bahlil

(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads