Harga Minyak Turun ke Bawah US$ 70/Barel

Harga Minyak Turun ke Bawah US$ 70/Barel

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 25 Jun 2026 07:14 WIB
A drone view of a pump jack and drilling rig south of Midland, Texas, U.S. June 11, 2025. REUTERS/Eli Hartman
Ilustrasi/Foto: REUTERS/Eli Hartman
Jakarta -

Harga minyak semakin turun saat pergerakan kapal tanker minyak kembali aktif melalui Selat Hormuz. Di Amerika Serikat (AS) saja, harga minyak mentah sudah turun di bawah US$ 70 per barel pada perdagangan hari Rabu.

Penurunan harga tetap terjadi meskipun pasokan di pusat penyimpanan minyak Cushing, Oklahoma, salah satu pusat penyimpanan terbesar di dunia turun ke level terendah dalam 12 tahun. Biasanya, Cushing mencerminkan kondisi pasokan, dan setiap kekurangan pasokan umumnya akan mendorong harga minyak domestik AS naik.

Dikutip dari Reuters, Kamis (25/6/2026), stok minyak di Cushing turun menjadi hanya sekitar 19 juta barel minggu lalu. Ini menjadi level terendah sejak 2014 menurut laporan Badan Informasi Energi AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, harga West Texas Intermediate (WTI), yang menjadi patokan harga domestik, diperdagangkan di level terendah pada US$ 69,63 per barel, sebelum akhirnya stabil di US$ 70,34.

ADVERTISEMENT

Harga minyak mentah AS sempat naik setinggi US$ 119,48 sejak perang AS-Israel dimulai pada akhir Februari 2026 lalu. Keputusan melepas minyak dari cadangan strategis oleh pemerintah AS telah membantu membatasi lonjakan harga.

"Penurunan harga lebih merupakan kelanjutan dari sentimen penjual. Uang yang berupaya terus mendorong harga berjangka lebih rendah dengan harapan menemukan keseimbangan harga yang rendah dan memanfaatkan pemulihan," kata Carl Larry, manajer penjualan di perusahaan analisis pasar energi Enverus.

Saksikan Live DetikPagi:

(hal/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads