×
Ad

416 SPBU Sudah Beroperasi untuk Kampung Nelayan Merah Putih

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 03 Jul 2026 10:10 WIB
Foto: Dok. Pertamina Patra Niaga
Jakarta -

PT Pertamina Patra Niaga bersinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mendukung pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih. Sinergi dilakukan melalui penyediaan dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di sentra nelayan, kampung nelayan dan pelabuhan perikanan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama antara Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif dengan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan ketersediaan energi yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat produktivitas sektor perikanan nasional.

"Bagi Pertamina Patra Niaga, energi menjadi fondasi yang menggerakkan produktivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. Kami mendukung penuh pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai salah satu pilar penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi pesisir," ujar Mars Ega dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7/2026).

Pertamina Patra Niaga berkomitmen memastikan layanan energi hadir hingga ke pusat-pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Tercatat 416 SPBU Nelayan telah beroperasi di berbagai wilayah Indonesia sebagai infrastruktur energi yang mendukung aktivitas melaut dan memperluas akses BBM bagi sektor perikanan.

"Melalui kolaborasi ini, Pertamina Patra Niaga siap memastikan layanan energi yang andal untuk mendukung operasional Kampung Nelayan Merah Putih sehingga mampu berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir," tutur Mars Ega.

Bersama KKP serta Kementerian Koperasi, sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan, sekaligus mendukung implementasi Asta Cita melalui penguatan ekonomi biru dan ketahanan pangan nasional.




(aid/fdl)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork