Kata Bahlil soal Kabar Reshuffle Kabinet Usai 17 Agustus

Kata Bahlil soal Kabar Reshuffle Kabinet Usai 17 Agustus

Heri Purnomo - detikFinance
Selasa, 11 Agu 2026 20:22 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.Foto: (Dok Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia merespons isu reshuffle kabinet yang disebut-sebut akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto setelah 17 Agustus 2026.

Bahlil mengatakan ia sebagai pembantu Presiden bekerja berdasarkan perintah Presiden serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Yang begini tugas kami sebagai menteri itu adalah pembantu Presiden. Yang namanya pembantu Presiden, ia bekerja sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Pak Presiden dan sesuai dengan apa yang diatur dalam undang-undang," ujar Bahlil di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu, terkait persoalan perombakan kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden. Yang terpenting kata Bahlil, dalam mengerjakan tugasnya, tidak boleh ada tindakan di luar tugas yang diberikan.

"Kita serahkan semuanya kepada Bapak Presiden yang mempunyai hak progresif Kita dibawa ini nggak boleh gerakan tambahan. Jangan berpikir, apalagi bertindak melampaui batas kewenangan yang diberikan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, berembus kabar adanya perombakan atau reshuffle kabinet oleh Presiden Prabowo Subianto setelah 17 Agustus mendatang.

Di mana kabar menyebut kocok ulang kabinet ini bersifat kecil-kecilan alias sekadar mengisi jabatan yang saat ini kosong.

(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads