Pemulihan listrik di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dikebut pascagempa. Sebanyak 11 gardu induk terdampak gempa sudah mulai bertegangan.
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN bergerak cepat melakukan pemulihan pascagempa yang terjadi di Flores, NTT. Begitu gempa terjadi, petugas PLN langsung diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan terhadap infrastruktur kelistrikan yang terdampak.
"Begitu gempa terjadi di Flores, NTT, tim PLN langsung bergerak. Tidak menunggu. Apa yang bisa langsung diperbaiki, baik gardu induk, jaringan distribusi, maupun fasilitas lainnya, langsung kami kerjakan. Pemulihan terus kami kejar. Alhamdulillah, (kemarin) sore tadi 11 gardu induk yang terdampak sudah kembali bertegangan, selanjutnya proses penormalan dilakukan secara bertahap hingga ke pelanggan," ujar Darmawan dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8/2026).
Dia mengatakan, dalam proses pemulihan tersebut, PLN berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri. Sejumlah lokasi masih menghadapi kendala akses akibat kondisi pascagempa, namun PLN mengupayakan pemulihan terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat.
Darmawan juga menyampaikan, pihaknya juga memberikan respons cepat terhadap kondisi kelistrikan di berbagai wilayah. Salah satunya, sistem kelistrikan Kalimantan yang sebelumnya mengalami gangguan pada sisi pembangkit, kini telah pulih bertahap.
"Untuk sistem Kalimantan yang sempat mengalami gangguan pembangkit, hari ini sudah berangsur pulih. Ada tambahan pasokan dari dua pembangkit sehingga sistem Kalimantan semakin kuat dan membaik, kami akan terus kawal," kata Darmawan.
(acd/acd)