Duka dan keprihatinan Pertamina menyertai masyarakat Flores yang terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8). Sebagai wujud kepedulian, Pertamina bergerak cepat menyalurkan bantuan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat pascabencana.
Gempa yang berpusat di laut Flores, sekitar 30-38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, turut berdampak pada masyarakat di Kabupaten Sikka, Maumere. Sekitar 700 warga terdampak menerima bantuan dari Pertamina melalui tim Community Involvement Development (CID) bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat.
Bantuan mulai disalurkan pada Minggu (16/8) melalui Fuel Terminal (FT) Maumere, sebagai lokasi operasional Pertamina terdekat dengan wilayah terdampak. Penyaluran dilakukan di sejumlah titik, yakni Lapangan Gelora Samador, Kelurahan Makendetung, Waipare, Beru 1, Beru 2, dan Waioti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan kehadiran Pertamina merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah kondisi pascabencana.
"Pertamina hadir untuk menyalurkan energi kebaikan, menguatkan masyarakat yang terdampak, dan bersama-sama mendorong mereka untuk bangkit. Melalui FT Maumere dan tim CID, kami bergerak cepat menyalurkan bantuan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar bantuan dapat diterima oleh warga yang membutuhkan," ujar Kitty dalam siaran pers ditulis Senin (17/8/2026).
Bantuan yang disalurkan meliputi sembako, air mineral, perlengkapan kebersihan, serta kebutuhan darurat lainnya seperti tenda pengungsian dan selimut.
Apresiasi atas kepedulian Pertamina disampaikan Pj. Kepala Desa Meken Detung, Antonius Moa, A.Md., yang mewakili masyarakat desa terdampak.
"Atas nama seluruh masyarakat Desa Meken Detung, kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang sudah hadir untuk membantu meringankan apa yang kami alami akibat dampak gempa. Bantuan yang diberikan ini sangat berguna bagi masyarakat desa. Terima kasih," ujar Antonius Moa.
Kitty menambahkan, Pertamina akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan memantau kondisi di lapangan untuk memastikan dukungan dapat diberikan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.
"Bagi kami, kepedulian bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang hadir ketika masyarakat membutuhkan. Pertamina Peduli akan terus menyalurkan energi kebaikan, menguatkan, dan berjalan bersama masyarakat hingga kembali bangkit." tutup Kitty.
(kil/kil)









































