Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto melaporkan kondisi ketersediaan energi mulai pulih di beberapa wilayah yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, kondisi ketersediaan energi sudah mulai pulih.
Suharyanto menjelaskan sejauh ini jaringan listrik sudah pulih hampir 100%. Menurutnya, jaringan listrik yang masih bermasalah hanya terjadi di Pulau Palue.
"Kemudian untuk jaringan listrik ini kami mendapat informasi sudah pulih 100%. Ada Pulau Palue Bapak Presiden, Pulau Palue itu pulau di atas Kabupaten Sikka, memang pulau kecil terpencil kami sudah masuk ke sana itu rata-rata sudah mulai pulih hanya jaringan listrik ada 84,59% yang sedang dalam proses penanganan," ujar Suharyanto saat memberikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto, dalam rakor penanganan dampak gempa bumi NTT, Rabu (26/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suharyanto melanjutkan untuk ketersediaan BBM pun masih cukup. Dia mengatakan sudah mendapatkan laporan tak ada lagi kesulitan mencari BBM, tak ada lagi antrean pembelian BBM.
"Kemudian untuk BBM kami laporkan setelah hari ke-12 ini tidak ada lagi kesulitan BBM, tidak ada lagi antrean BBM, relatif kehidupan masyarakat yang berkaitan dengan ketersediaan BBM ini sudah pulih," lanjut Suharyanto.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang hadir dalam rapat juga menekankan laporan yang disampaikan Suharyanto memang benar adanya. Urusan BBM dan listrik sudah pulih.
"Terkait dengan bidang energi, BBM dan listrik seperti disampaikan oleh Pak Kepala BNPB," ujar Bahlil dalam rapat yang sama.
Di sisi lain, pihaknya juga melaporkan akan mengirimkan sekitar 48 unit genset. Pembangkit listrik kecil ini akan digunakan untuk beberapa puskesmas sementara untuk penanganan kesehatan.
"Cuman ada satu Pak yang kami kasih laporan bahwa besok kami akan kirim 48 genset dari ESDM untuk tenda-tenda yang puskesmasnya nggak masuk itu kan dari Menteri Kesehatan membangun tenda Pak, pengobatan, dan mereka tidak ada genset," papar Bahlil.
Tonton juga video "Korban Meninggal Gempa NTT Jadi 103 Orang, 1.666 Luka-luka"
(acd/acd)









































