Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 02 Mei 2019 19:05 WIB

Fintech Abal-abal China Serbu RI, Pemain Lokal Khawatir

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Tim Infografis Zaki Alfarabi Foto: Tim Infografis Zaki Alfarabi
Jakarta - Industri fintech pembiayaan Indonesia tengah diserbu fintech asing asal China. Kebanyakan dari mereka masuk tak berizin.

Para pemain fintech asli Indonesia pun merasa khawatir dengan hadirnya fintech asal China. Mereka berharap seluruh pemain fintech yang masuk ke Indonesia mengikuti prosedur dan mendaftar ke OJK.

Co-Founder dan COO Modalku Iwan Kurniawan mengatakan, jika banyak dari fintech asing yang masuk secara ilegal akan membahayakan industri fintech tanah air. Sebab risiko terjadinya fraud akan semakin besar jika banyak pemain yang tidak ikuti aturan.

"Kalau misalkan belum daftar atau terizin jangan dong masuk ke Indonesia. Karena bisnis lending bukan jual barang biasa, ada risikonya. Bukan hanya risiko kredit tapi juga risiko operasional dan fraud dan ujung-ujungnya konsumer yang kena," ujarnya di Satrio Tower Building, Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Iwan menjelaskan, jika banyak pemain fintech lending yang tidak mengikuti aturan seperti menerapkan bunga yang terlalu tinggi, potensi pembayaran macet semakin besar. Ujungnya sulit mengembalikan dan ke penanam modal.


"Itu bisa buat industri fintechnya kena citra yang jelek juga," tambahnya.

Dia berharap masyarakat hati-hati dalam memilih fintech. Menurutnya fintech-fintech yang sudah terdaftar di OJK adalah pilihan yang paling bijak.

Iwan menjelaskan, masuknya fintech China ke banyak negara termasuk Indonesia lantaran masifnya perkembangan fintech di sana. Sayangnya perkembangannya dibiarkan begitu saja tanpa adanya regulasi.

"Di China saat puncaknya itu pemainnya ada 5 ribu pemain. Sementara di kita masih belum terlalu heboh," tambahnya.

Alhasil banyak terjadi fraud di China. Regulator China menerapkan kebijakan yang ketat. Mereka akhirnya mencari pasar baru termasuk Indonesia.

(das/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed