Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 10 Mei 2019 13:15 WIB

Fintech Mulai Rambah Bisnis 'Kartu Kredit'

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Ilustrasi/Foto: istimewa Ilustrasi/Foto: istimewa
Jakarta - Inklusi keuangan di Indonesia dinilai masih rendah. Oleh karena itu, layanan financial technology (fintech) diharapkan bisa turut mendorong inklusi keuangan nasional dan mencapai target 75% di 2019.

Saat ini ada sejumlah pemain fintech yang memberikan fasilitas pay later atau bayar di kemudian hari. Beberapa di antaranya adalah OVO, Traveloka, Go-Pay, Aku Laku hingga Kredivo.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat inklusi keuangan di Indonesia saat ini masih tergolong rendah yakni sekitar 60%. OJK menargetkan inklusi keuangan di masyarakat bisa mencapai 75% pada 2019.


Masih banyak masyarakat yang belum bisa mengakses layanan perbankan. Layanan fintech yang memberikan fasilitas pay later atau bayar di kemudian hari merupakan salah satu cara untuk membantu mendorong inklusi keuangan.

"Tantangannya saat ini masyarakat yang akses layanan keuangan bank masih rendah. Ada kurang dari 20% penetrasi produk pinjaman. Jadi orang yang tak punya rekening bank bisa menggunakan layanan fintech," ujar Head of Strategy and Innovation Lab OVO, Abraham Viktor di Jakarta, Jumat (10/5/2019).

Dia mengungkapkan dengan layanan bayar tunda (pay later), masyarakat akan semakin mudah untuk memenuhi kebutuhan belanja di supermarket ataupun di toko online. Untuk mendapatkan fasilitas ini, pengguna harus meningkatkan ke layanan premier yakni yang sudah memberikan data diri berupa foto KTP dan foto diri.


Layanan OVO PayLater disediakan oleh Taralite sebagai bagian dari strategi untuk dapat mengakomodasi perekonomian digital tanah air yang terus berkembang. OVO berinovasi dan membangun kemitraan untuk menyuguhkan solusi keuangan bagi para penggunanya di tanah air. Tersedia di 115 juta perangkat di seluruh Indonesia, OVO berkomitmen mendorong tumbuhnya transaksi non tunai melalui seluruh layanannya.

Abraham menjelaskan dalam rangka menyambut Idul Fitri, OVO PayLater diluncurkan untuk memberikan opsi belanja sekarang dan dibayar nanti setelah pengguna menerima Tunjangan Hari Raya (THR). Pengguna dapat merasakan banyak manfaat dari fitur ini, yaitu proses aktivasi mudah dan opsi untuk belanja sekarang, bayar nanti.

"OVO PayLater dapat dinikmati oleh pengguna OVO Premier tanpa harus mengajukan dokumen tambahan. Selain itu, OVO PayLater hadir sebagai bentuk layanan pinjaman untuk transaksi ritel mudah serta telah memenuhi peraturan-peraturan yang berlaku," ujar dia. (kil/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com