Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 06 Agu 2019 17:56 WIB

Ada Pesaing Gojek-Grab dari Rusia dan Malaysia Mau Masuk RI

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Diskusi Transportasi Online (Sylke Febrina Laucereno/detikFinance) Foto: Diskusi Transportasi Online (Sylke Febrina Laucereno/detikFinance)
Jakarta - Kementerian Perhubungan menyebutkan ada aplikator-aplikator transportasi online dari luar negeri yang masuk ke Indonesia.

Direktur Angkutan Jalan dan Multimoda Kemenhub Ahmad Yani menjelaskan ada beberapa penyedia layanan transportasi online seperti Maxim dari Rusia dan Bitcar dari Malaysia.

"Mereka sudah jalan, contohnya Maxim di Batam dan di Balikpapan. Kalau kita sih bebas saja, kita cuma minta mereka penuhi ketentuan seperti kantor, aplikasi dan kemitraanya bagaimana dipresentasikan ke kita," kata Yani di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (6/8/2019).


Dia mengungkapkan, selain kedua layanan tersebut ada beberapa aplikasi lain yang sudah mengajukan diri dan saat ini masih di bawah kewenangan Kementerian Kominfo.

Menurut dia, aplikasi asal negara manapun bisa masuk ke Indonesia asalkan memenuhi aturan yang dibuat oleh pemerintah. "Saya mengingkatkan di sini ada pembatasan tarif, yang pasti kita minta mereka supaya comply terhadap aturan kita," jelas dia.


Yani mengatakan, kedua aplikasi seperti Maxim dan Bitcar itu memiliki strategi untuk mengambil ceruk pasar di luar pulau Jawa. Namun mereka memiliki pola bisnis yang sama dengan Gojek dan Grab.

Simak Video "9 Tahun Gojek: Tantangan Bertahan di Negeri Sendiri"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed