ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 12 Sep 2019 16:37 WIB

OVO dan DANA Kompak Bungkam soal Kabar Akuisisi

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Ardan Adhi Chandra Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Ride hailing asal Singapura, Grab Holdings dikabarkan akan membeli mayoritas saham DANA. Dengan aksi korporasi tersebut, Grab dikabarkan akan menggabungkan (merger) dompet digital OVO dengan DANA.

Hal itu dilakukan karena Grab sendiri disebut-sebut sebagai pemegang saham OVO.

Menanggapi itu, Public Relation OVO Ferdyana Lie mengatakan, perusahaan tidak mengomentari rumor dan spekulasi pasar.

"Mohon maaf kami tidak berkomentar terhadap rumor dan spekulasi," katanya kepada detikcom, Kamis (12/9/2019).



Jawaban OVO sama dengan DANA. Pihak DANA juga enggan berkomentar soal rumor pasar.

"Maaf ya kami nggak bisa mengomentari rumor pasar," kata PR Manager DANA, Restituta Ajeng Arjanti.

Mengutip CNBC Indonesia, Grab merupakan merupakan pemegang saham OVO. Dalam laporannya disebutkan, Grab akan membeli mayoritas saham DANA, dompet digital milik PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) dan Ant Financial yang didukung Alibaba. Setelah itu, OVO dan DANA akan dimerger.


Tidak segera jelas berapa nilai kesepakatan tersebut. Namun dalam laporan Finance Asia, mengutip seorang sumber, valuasi OVO mencapai US$ 2,9 miliar. Adapun valuasi DANA belum bisa ditentukan.

Berdasarkan kabar yang beredar EMTEK menguasai 50% lebih saham DANA, dompet digital yang dirikan sejak 2017. Pembicaraan untuk merger mengikuti pengumuman SoftBank Group Corp pada bulan Juli untuk menginvestasikan US$ 2 miliar di Indonesia melalui Grab.

Simak Video "Grab Yakin GrabWheels Bisa Mudahkan Banyak Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com