Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 29 Nov 2019 16:01 WIB

Fakta-fakta OVO, Dompet Digital yang Sahamnya Dilepas Lippo

Tasya Awlia - detikFinance
Fakta-fakta OVO, Dompet Digital yang Sahamnya Dilepas Lippo/Foto: Rachmatunnisa/detikINET Fakta-fakta OVO, Dompet Digital yang Sahamnya Dilepas Lippo/Foto: Rachmatunnisa/detikINET
Jakarta - Lippo menjual sebagian saham OVO. Hal itu dikatakan pendiri sekaligus Chairman Grup Lippo Mochtar Riady.

OVO merupakan aplikasi smart yang memberikan kemudahan dalam bertransaksi. Sebagian besar masyarakat sudah mulai terbiasa menggunakan dompet digital.

OV0 dirancang dengan prinsip open platfrom. Hal ini yang kemudian membuat OVO sebagai layanan Financial Technologi dan bisa merambah bisnisnya ke unit usaha di luar Lippo Grup yang merupakan induk OVO.
Berikut 5 Fakta OVO:

1. Didirikan oleh Lippo Grup

OVO merupakan perusahaan layanan keuangan digital yang didirikan, dirintis, dan dikembangkan oleh Lippo Grup.

2. Top Free App

Aplikasi yang diperkenalkan awal 2017 ini, menduduki peringkat teratas, top free app kateogeri keuangan. Jumlah pengundungan lebih dari 10 juta di Play Store.

3. Aplikasi Penuh Diskon

Ketika masuk ke dalam pusat perbelanjaan, beragam toko, dan merchant, memajang poster besar OVO di depannya. Poster tersebut bukan hanya menawarkan kemudahan dalam bertransaksi tetapi juga diskon dan chasback. Hal ini yang membuat para pelanggan mendapatkan keuntungan dan semakin sering menggunakan aplikasi ini.

4. Bergelar Unicorn

OVO meraih gelar unicorn ke-5 dengan perkiraan nilai ekonomi sejumlah Rp 41 triliun. Gelar itu didapat setelah memenuhi 3 syarat. Pertama star-up harus memiliki transaksi yang besar dengan jumlah putaran uang yang tak kalah besar. Kedua, frekuensi transaksi harus besar, dan ketiga luasnya layanan konsumen.

5. Lepas Saham OVO

Chairman Lippo Grup Mochtar Riyadi, mengaku telah menjual sebagian saham OVO yang dikendalikan oleh PT Visionet Internasional. Alasannya Lippo sudah tidak kuat lagi 'bakar Uang' akibat layanan gratis, seperti diskon hingga cashback yang diberikan OVO.

Sejak 2017, OVO sudah aktif memberikan promo diskon. Hal ini yang membuat Lippo Grup tak kuat lagi mendanai OVO. Namun pihak Lippo Grup bukannya tidak lagi menjadi pemegang saham utama, sekarang hanya memberikan 30 persen atau satu pertiga.


Fakta-fakta OVO, Dompet Digital yang Sahamnya Dilepas Lippo
Halaman
1 Tampilkan Semua

(nwy/nwy)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com