Bagaimana Prospek Bitcoin di Tahun Ini?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Minggu, 26 Jan 2020 15:58 WIB
Foto: Australia Plus ABC
Jakarta -

Ketidakpastian ekonomi diproyeksi masih terjadi pada tahun 2020. Hal itu mendorong investor untuk mencari perlindungan untuk menempatkan dananya di tempat aman. Pasar bitcoin dinilai masih bergairah.

Direktur Narfex Yansen Dinata, mengatakan Bitcoin menunjukkan tanda sebagai aset yang aman sejak adanya sinyal resesi muncul pada Maret 2019 lalu. Saat itu, pasar ekuitas menghadapi tekanan yang signifikan karena politik di Inggris seputar Brexit, dan ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Cina.

Bahkan, investasi emas dirasa masih berat. Harga emas tak banyak mengalami lonjakan.

"Pada saat yang bersamaan Bitcoin telah mengalami kenaikan meteorik sepanjang paruh pertama tahun 2019. Naik tajam dari level kurang dari US$ 3.000, ke level tertinggi mencapai US$ 13.800," dalam keterangannya, Minggu (26/1/2020).


Selain itu, gejolak yang baru-baru ini terjadi antara AS dan Iran ikut memberi gambaran pada Bitcoin. Kejadian tersebut membuat Bitcoin naik dari level terendah dari US$ 6.960 pada 2 Januari menjadi US$ 8.440 pada 8 Januari.

Menurut Yansen, Bitcoin akan meningkat di tahun ini. Hal itu berkaca dari ketidakpastian global yang terus berjalan, sementara perlahan banyak yang mulai memindahkan asetnya ke Bitcoin.

Demand yang tinggi serta supply terbatas inilah yang akan menjadi salah satu alasan harga Bitcoin akan semakin melonjak.

Momentum inipun dimanfaatkan Narfex dengan rencana peluncuran exchange aset digital dalam waktu dekat ini serta meng-upgrade fitur-fitur pada platformnya. Narfex telah menawarkan produk investasi yang didukung oleh teknologi robot, yang memungkinkan pengguna mendapatkan profit hingga 110% per tahun.

"Sebagai platform aset digital baru di Indonesia, kami ingin menjadi platform yang simple, liquid, dan affordable. Dan seperti pesan Presiden Jokowi bahwa millennial harus paham Bitcoin, maka kami juga akan ambil bagian dalam mengedukasi bukan hanya untuk millennial tapi juga seluruh masyarakat Indonesia mengenai bitcoin dan aset digital lainnya serta teknologi blockchain ke depannya," ujar Yansen



Simak Video "Milenial Investasi Emas, Siapa Takut?"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)