Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 29 Apr 2020 11:13 WIB

Transaksi Dompet Digital Meroket di Tengah Wabah Corona

Soraya Novika - detikFinance
ovo Foto: Rachmatunnisa/detikINET
Jakarta -

Wabah virus Corona (COVID-19) tak selamanya berimbas negatif terhadap perekonomian. Ada juga sektor bisnis yang diuntungkan oleh pandemi tersebut seperti bisnis dompet digital. Lini bisnis satu ini belakangan mengalami peningkatan transaksi seperti yang terjadi pada PT Visionet Internasional atau yang biasa dikenal OVO.

OVO mencatat sejak adanya wabah Corona nilai transaksi pada online commerce juga lending meningkat lebih dari 100%, sedangkan pada lending disbursement mengalami peningkatan hampir 50% hingga akhir Maret lalu.

"Sejak pemerintah memberlakukan aturan physical distancing, kami telah melihat adanya perubahan perilaku yang signifikan dalam ekosistem kami. Misalnya, adanya peningkatan transaksi pada online commerce dan lending dengan peningkatan nilai transaksi lebih dari 100% untuk online commerce dan peningkatan hampir 50% untuk lending disbursement per akhir bulan Maret 2020," ujar Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra kepada detikcom, Rabu (29/4/2020).

Ia menambahkan, hal tersebut menunjukkan pembayaran digital juga keuangan digital memegang peran penting dalam menjaga laju aktivitas perekonomian di masyarakat, sehingga pihaknya memastikan layanan OVO akan berjalan normal meski di tengah pandemi corona.

"Tentunya, sebagai platform pembayaran digital terkemuka di Indonesia, kami memastikan layanan OVO tetap berjalan normal di tengah masa-masa sulit ini. Kami terus melakukan berbagai cara untuk beradaptasi dengan situasi ini, terlebih dengan imbauan dari BI kepada masyarakat untuk melakukan transaksi non-tunai untuk mencegah penularan melalui uang kartal," tambahnya.

Lonjakan transaksi serupa juga dialami oleh platform pembayaran digital lainnya yakni GoPay. Meski demikian, GoPay enggan membuka angka pasti kenaikan transaksi yang dialami perusahaan tersebut.

"Dari situasi ini, kami melihat adanya perubahan perilaku masyarakat yang lebih banyak menggunakan platform digital, baik untuk bertransaksi maupun untuk melakukan pembayaran dari sisi konsumen maupun pelaku usaha," ujar Managing Director GoPay Budi Gandasoebrata kepada detikcom, Rabu (29/4/2020).

Budi mengatakan kenaikan transaksi GoPay untuk pembelian di ranah online mulai terjadi kenaikan signifikan dalam kurun waktu kurang dari satu bulan terakhir. Adapun beberapa lini transaksi yang mengalami kenaikan siginifikan antara lain belanja online, pembayaran tagihan listrik, pulsa, hingga pembelian voucher gim.

"Kenaikan transaksi GoPay untuk pembelian di ranah online naik signifikan dalam kurun waktu kurang dari satu bulan terakhir. Termasuk diantaranya untuk pembayaran tagihan bulanan melalui GoBills, GoPulsa, voucher game online, dan belanja online lainnya," tuturnya.



Simak Video "Transaksi Zakat Online Meningkat Tajam 2 Kali Lipat"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com