Biar Aman, Cek di Sini Daftar Terbaru Pinjol yang Bukan Abal-abal

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 08 Agu 2020 09:00 WIB
pinjam online
Ilustrasi/Foto: Pinjam Online (Fauzan Kamil/Infografis detikcom)
Jakarta -

Perusahaan penyelenggara layanan financial technology (fintech) peer to peer lending semakin banyak setiap harinya. Fintech yang biasa disebut pinjaman online (pinjol) ini juga menawarkan layanan dan keunggulan yang berbeda-beda.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, per 5 Agustus 2020 ini sudah ada lebih dari 150 fintech yang terdaftar dan mengantongi izin dari regulator. Mengutip keterangan resmi OJK, ada 158 perusahaan yang sudah mengantongi izin.

Selain itu ada satu penyelenggara fintech peer to peer lending yang melakukan perubahan nama, yaitu PT Lufax Technology Indonesia berubah nama menjadi PT Ringan Teknologi Indonesia.

"OJK mengimbau masyarakat untuk menggunakan jasa penyelenggara fintech peer to peer lending yang sudah terdaftar atau berizin dari OJK," tulis keterangan tersebut, Jumat (7/8/2020).

Mulai dari Danamas, Investree, Amartha, Dompet Kilat, Kimo, Toko Modal, Uang Teman, Modalku, KTA Kilat, Kredit Pintar, Maucash, Finmas, KlikACC, Akseleran, Ammana.id, PinjamanGo, Koinworks, Pohondana, Mekar, AdaKami, Esta Kapital Finteck, Kreditpro, Fintag, Rupiah Cepat, dan Crowdo.

Ada juga Indodana, Julo, Pinjamwinwin, DanaRupiah, Taralite, Pinjam Modal, Alami, AwanTunai, Invoila, TunaiKita, iGrow, Cicil, Dana Mereka, Cashwagon, Gradana, Findaya, Aktivaku, Danakini, Kredivo, iTernak, Kredito, Crowde, Pinjam Gampang, TaniFund, dan danaIn.

Selanjutnya, cek di sini:



Simak Video "Data Nasabah KreditPlus Bocor dan Dijual, Begini Respons OJK"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/eds)