Wow! Kredivo Dapat Suntikan Rp 1,4 T dari Perusahaan AS

Hendra Kusuma - detikFinance
Kamis, 26 Nov 2020 14:38 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Kredivo mendapat modal segar usai disuntik oleh Victory Park Capital Advisors (VPC) hingga US$ 100 juta atau setara Rp 1,41 triliun (Kurs 14.100). VPC merupakan perusahaan investasi yang berpusat di Chicago, Amerika Serikat (AS).

Penyuntikan modal ini merupakan investasi pertama VPC di kawasan Asia Tenggara dan menjadi pendanaan lini kredit terbesar di industri fintech se-Asia Tenggara. Adapun, dana segar senilai Rp 1,4 triliun ini akan disalurkan ke pengguna Kredivo di Indonesia.

"Pendanaan lini kredit besar yang tersedia melalui fasilitas ini akan mengakselerasi skalabilitas bisnis dan merealisasikan target kami untuk melayani hingga 10 juta pengguna baru dalam beberapa tahun ke depan," kata Co-Founder Kredivo, Umang Rustagi dalam keterangan resminya yang dikutip detikcom, Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Bagi Kredivo, dikatakan Umang, pendanaan lini kredit ini merupakan yang terbesar dalam sejarah perusahaan sekaligus terbesar di industri fintech se-Asia Tenggara. Sementara bagi VPC, pendanaan ini menandai investasi pertama mereka di pasar Asia Tenggara.

"Besarnya jumlah lini kredit yang diperoleh Kredivo, apalagi di tengah kondisi pandemi saat ini, merupakan sebuah terobosan penting bagi industri dan ekosistem fintech di Indonesia. Kami di Kredivo sangat antusias atas kerjasama yang terjalin dengan VPC, sebuah perusahaan investasi dengan reputasi yang tidak diragukan lagi di skala global," jelasnya.

Proses suntikan modal ini selesai pada kuartal III tahun 2020 ini, menurut Umang kerjasama strategis tersebut akan semakin mendorong momentum besar pertumbuhan bisnis Kredivo yang telah berlangsung hingga saat ini serta memperkuat matriks risiko Kredivo, meskipun di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Selanjutnya
Halaman
1 2