Bitcoin Cetak Rekor Terus, Begini 3 Faktanya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 16 Feb 2021 18:00 WIB
Ribuan Warga Australia Adukan Kasus Penipuan Bitcoin
Foto: Australia Plus ABC
Jakarta -

Nilai Bitcoin awal tahun ini terus mencatatkan peningkatan. Harganya terus mendekati level US$ 50.000 per keping.

Sore ini saja berdasarkan data bitcoin.com, salah satu mata uang kripto ini dijual seharga US$ 48.979 per keping atau setara dengan Rp 685 juta dengan asumsi kurs Rp 14.000.

Memang pada pagi tadi, Bitcoin sempat berada di level US$ 49.714 atau sekitar Rp 700,96 juta.

Begini fakta-faktanya:

1. Makin Meroket Selama Pandemi

Dikutip dari CNN harga Bitcoin naik 4% dalam 24 jam terakhir. Investor berhasil membuat harga bitcoin ini makin naik selama pandemi COVID-19.Apalagi dengan kebijakan suku bunga rendah dari bank sentral AS juga membuat dolar AS melemah.

2. Jumlah Terbatas

Investor menilai jumlah Bitcoin yang terbatas bisa membuat harga terus meningkat. Ketika harga bitcoin melonjak ke level tertinggi sepanjang masa maka banyak investor besar yang menimbunnya dan perusahaan besar akan membantu meningkatkan harga bitcoin.

3. Tesla Jadikan Bitcoin Alat Pembayaran

Tesla menyatakan akan menerima mata uang digital sebagai pembayaran mobilnya. Tesla juga menjadi perusahaan mobil yang lebih banyak memegang uang dalam bentuk bitcoin daripada uang tradisional.

Beberapa waktu lalu, Mastercard mengumumkan akan mendukung mata uang kripto seperti Bitcoin dalam jaringannya pada akhir tahun 2021.

(kil/fdl)