Goks! Bitcoin Cetak Rekor Terus

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 18 Feb 2021 06:00 WIB
Bitcoin cetak rekor
Foto: Tim Infografis, Mindra Purnomo
Jakarta -

Harga Bitcoin masih terus meroket, kini harganya kembali cetak rekor. Harga mata uang kripto tersebut pada malam kemarin sudah menembus level US$ 51.715 atau setara Rp 727 juta (kurs Rp 14.060/US$).

Sejak beberapa minggu ini Bitcoin memang terus menerus cetak rekor. Sebelumnya, di minggu-minggu awal Februari Bitcoin mencetak rekor ke level Rp 600 jutaan per keping, hari ini kembali cetak rekor ke Rp 700 jutaan per keping.

Dari catatan detikcom, menurut laporan dari CNN, investor berhasil membuat harga bitcoin ini makin naik selama pandemi COVID-19. Apalagi dengan kebijakan suku bunga rendah dari bank sentral AS juga membuat dolar AS melemah.

Investor menilai jumlah Bitcoin yang terbatas bisa membuat harga terus meningkat. Ketika harga bitcoin melonjak ke level tertinggi sepanjang masa maka banyak investor besar yang menimbunnya dan perusahaan besar akan membantu meningkatkan harga bitcoin.

Di sisi lain banyak perusahaan besar yang mulai memborong Bitcoin. Apa saja?

Pabrikan kendaraan listrik Tesla menjadi salah satunya, bahkan mereka menyatakan akan menerima mata uang digital sebagai pembayaran mobilnya.
Tesla juga menjadi perusahaan mobil yang lebih banyak memegang uang dalam bentuk bitcoin daripada uang tradisional.

Beberapa waktu lalu, Mastercard mengumumkan akan mendukung mata uang kripto seperti Bitcoin dalam jaringannya pada akhir tahun 2021.

Dilansir dari u.today.com, perusahaan teknologi bisnis MicroStrategy juga akan mengikuti langkah memborong Bitcoin. Perusahaan telah mengumumkan bahwa mereka berencana untuk menawarkan obligasi sebesar US$ 600 juta atau sekitar Rp 8,4 triliun (kurs Rp 14.000) untuk memodali pembelian Bitcoin.

Perusahaan berencana menggunakan penawaran hutang baru ini untuk meningkatkan cadangan Bitcoin-nya secara signifikan. MicroStrategy saat ini memiliki 71.079 keping Bitcoin yang bernilai hampir US$ 3,5 miliar atau sekitar Rp 49 triliun.

Pada akhir Desember, mereka menghabiskan sebagian besar dari penerbitan hutangnya sebesar US$ 650 juta atau sekitar Rp 12,2 triliun untuk membeli Bitcoin andalannya. Perusahaan terakhir membeli Bitcoin senilai US$ 10 juta atau sekitar Rp 140 miliar pada awal Februari ini.

Tonton Video: Membaca Dampak yang Timbul Usai Elon Musk Investasi ke Bitcoin

[Gambas:Video 20detik]



(hal/fdl)