Harga Bitcoin Ambyar ke Level Rp 700 Juta! Ternyata Gara-gara Ini

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Sabtu, 24 Apr 2021 11:00 WIB
Bitcoin Melambung Di Atas 20 Ribu Dolar, Bakal Jadi Incaran Investor Awam?
Foto: DW (News)
Jakarta -

Harga Bitcoin dan mata uang kripto lainnya anjlok pada perdagangan kemarin. Anjloknya Bitcoin cs karena kekhawatiran pemerintah Amerika Serikat (AS) menaikkan pajak dalam waktu dekat.

Harga Bitcoin turun ke bawah US$ 50.000 atau Rp 725 juta pertama kalinya sejak awal Maret. Harga Bitcoin anjlok lebih dari 9%.

Sedangkan mata uang kripto terpopuler lainnya seperti Ethereum juga turun lebih dari 12% ke level US$ 2.263 atau Rp 32 juta. Penurunan harga yang tajam itu mengikuti pola pergerakan saham.

Dikutip dari CNN, Sabtu (24/4/2021), pasar keuangan dilanda kekhawatiran rencana Presiden AS Joe Biden menaikkan pajak capital gain. Pajak diusulkan naik menjadi 39,6% untuk mereka yang berpenghasilan lebih dari US$ 1 juta per tahun dari sebelumnya 20%.

Rencana Biden sebenarnya sudah lama menjadi perbincangan, namun puncak kekhawatirannya baru terjadi. Para investor kripto khawatir pajak ini bisa membatasi permintaan terhadap Bitcoin cs yang harganya meroket beberapa bulan terakhir.

Namun, kekhawatiran soal pajak dinilai bukan satu-satunya alasan harga Bitcoin cs ambruk. Mata uang kripto ini juga dinilai sudah terlalu tinggi setelah listingnya Coinbase dengan valuasi hampir US$ 100 miliar.

Selain itu adanya aksi jual investor juga membuat harga Bitcoin cs turun tajam namun di sisi lain bisa menjadi peluang untuk beli dengan harga murah.

(ara/fdl)