Lakukan Penipuan, 4 Orang Karyawan Platform Kripto di Turki Ditangkap

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 26 Apr 2021 09:36 WIB
Ilustrasi Uang Digital Bitcoin
Foto: (M Fakhry/detikcom)
Jakarta -

Otoritas Turki menangkap empat orang karyawan platform cryptocurrency Vebitcoin. Jaksa Penuntut kota Mugla, Turki Mehmet Nadir Yagci mengatakan empat orang itu adalah administrator dan personel platform. Mereka ditangkap atas tuduhan melakukan penipuan.

Dikutip dari BBC, Senin (26/4/2021) penangkapan keempat orang itu merupakan buntut setelah perusahaan tiba-tiba mengumumkan menghentikan operasinya, dengan alasan kesulitan keuangan. Aktivitas platform kripto itu diberhentikan pada Jumat lalu.

"Karena perkembangan terbaru dalam industri uang kripto, ada kepadatan yang jauh lebih tinggi dalam operasi kami daripada yang diharapkan. Kami ingin menyatakan dengan menyesal bahwa situasi ini telah membawa kami ke proses yang sangat sulit," kata Vebitcoin.

Hingga akhirnya pejabat Turki menindaklanjuti masalah itu dengan melakukan penyelidikan dan memblokir akun platform. Untuk saat ini, belum jelas berapa banyak orang yang terkena dampaknya.

Tidak hanya Vebitcoin, platform Thodex juga menutup investasi dari sekitar 390.000 pengguna. Sementara itu, Turki telah mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional untuk pendiri Thodex, Faruk Fatih Ozer, yang dilaporkan melarikan diri ke Albania dengan dugaan US$ 2 miliar dari investor.

Menanggapi surat penanggapannya, Ozer menyebut tuduhan terhadapnya tidak berdasar. Polisi juga menangkap 62 orang atas dugaan koneksi ke Thodex.

Demam imvestasi uang kripto semakin luas di Turki. Orang-orang di negara itu memilih untuk menggunakan cryptocurrency dalam upaya melindungi tabungan mereka dari penurunan tajam nilai mata uang lokal. Tetapi perlu ditegaskan kembali pasar cryptocurrency tidak diatur oleh pemerintah.

Semakin banyaknya kasus penipuan pada uang kripto. Minggu lalu, pemerintah Turki mengatakan akan melarang penggunaan cryptocurrency untuk membayar barang dan jasa mulai 30 April 2021.

(zlf/zlf)