Harga Bitcoin Sempat Nanjak ke Rp 726 Juta, Tertinggi Sejak Mei

Siti Fatimah - detikFinance
Sabtu, 04 Sep 2021 10:33 WIB
bitcoin
Ilustrasi/Foto: Feritekno
Jakarta -

Harga Bitcoin sempat menanjak tembus dari US$ 51.000 atau sekitar Rp 726 juta (Rp 14.251/kurs dolar) pada Jumat (3/9) kemarin. Kenaikan tersebut mencapai level tertinggi sejak pertengahan Mei.

Menurut Coin Metrics, pada hari Jumat, bitcoin naik setinggi US$ 51.026,24 pada satu titik, mencapai level tertinggi sejak 14 Mei. Angka tersebut menembus US$ 50.000 sejak dua minggu lalu dan telah diperdagangkan di bawah garis itu.

Dikutip CNBC, Sabtu (4/9/2021) analisis mengatakan Bitcoin masih memiliki ruang untuk dijalankan. Sementara itu, Investor mengatakan pergerakan Bitcoin bertepatan dengan ratusan juta dolar dalam opsi yang berakhir pada hari Jumat.

Mereka juga menunjuk pidato Jackson Hole, yang menunjukkan bahwa bitcoin melihat perdagangan karena sebagian besar aset lain bereaksi kecuali pada Bitcoin.

Selain Bitcoin, Ether naik menjadi US$ 4.025,75, masuk ke level tertinggi sejak 15 Mei. Pergerakan harga terjadi di tengah lonjakan minat dalam keuangan terdesentralisasi, atau DeFi, aplikasi dan NFT, atau token yang tidak dapat dipertukarkan.

Biasanya, harga bitcoin telah menyebabkan aset kripto lain yang perdagangannya cenderung bergerak dengan bitcoin, tetapi investor mengatakan itu tak terjadi minggu ini.

"Banyak institusi yang tertarik pada Bitcoin telah beralih ke et sebagai 'hal panas berikutnya,' dan aset kapitalisasi pasar terbesar kedua," kata Jesse Proudman, salah satu pendiri dan CEO robo-advisor Makara.

"Selain itu, sebagian besar pemain institusional memahami bahwa banyak dari NFT ini dibangun di atas Ethereum, dan ini adalah cara tidak langsung untuk mendapatkan eksposur ke segmen pasar yang tumbuh paling cepat," sambungnya.

(hns/hns)