Tahu Nggak Sih Sejak Kapan Pinjol Mulai Ada di Indonesia?

Aulia Damayanti - detikFinance
Minggu, 24 Okt 2021 07:38 WIB
Pinjam Online Abal-abal
Foto: Pinjam Online Abal-abal (Fauzan Kamil/Infografis detikcom)
Jakarta -

Belakangan fintech pinjaman online (pinjol) menjadi perhatian publik. Karena layanan itu semakin menimbulkan polemik gara-gara banyak munculnya pinjol ilegal dan menelan banyak korban. Lantas bagaimana sih lahirnya pinjol di Indonesia?

Untuk diketahui, pinjol sendiri termasuk Financial technology atau FinTech. Jadi, hasil gabungan antara jasa keuangan dengan teknologi. Nah, pinjol termasuk fintech jenis peer to peer (P2P) lending yakni peminjaman uang berbasis teknologi.

Dikutip dari laman Bank Indonesia, Jumat (22/10/2021), melalui pinjol itu transaksi pinjaman bisa dilakukan jarak jauh dengan melakukan pembayaran yang dapat dilakukan dalam hitungan detik saja.

Dalam catatan detikcom, layanan P2P Lending mulai berkembang di masyarakat sejak 2016. Kala itu, diketahui lebih banyak digunakan untuk membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) bercerita munculnya layanan pinjol jenis peer to peer agar bisa memenuhi masyarakat yang tidak memiliki rekening bank tetapi mau meminjam uang.

"Layanan peer to peer lending cash loan mengisi kesenjangan kebutuhan pembiayaan di Indonesia dan membuka akses bagi mereka yang tidak unbanked, namun layak kredit," ujar Direktur Aftech, Aji Satria Sulaeman, dikutip dari CNNIndonesia.

Lebih lanjut, berdasarkan data yang dihimpun dari 18 penyedia layanan kartu kredit, hanya terdapat sekitar sembilan juta unique holder dari kartu kredit di seluruh Indonesia. Jumlah ini hanya mencapai hampir enam% dari seluruh penduduk berusia dewasa di Indonesia.

"Jadi penetrasinya masih rendah sekali, tidak sampai 6%. Jadi masih ada lebih dari 90% penduduk dewasa yang mungkin membutuhkan fasilitas tersebut, tapi tidak punya," kata Aji kala itu.

Jadi, pinjol atau layanan peer to peer lending cash loan itu dihadirkan untuk masyarakat yang memerlukan pinjaman.

Lanjut ke halaman berikutnya

Simak video 'Silang Pendapat Mahfud-INDEF soal Bayar Utang Pinjol Ilegal':

[Gambas:Video 20detik]