Wadaw! Investor Ngaku Kehilangan Aset Rp 1,7 M di Tokocrypto

Tim detikcom - detikFinance
Kamis, 28 Okt 2021 15:57 WIB
Ilustrasi dompet Bitcoin
Wadaw! Investor Ngaku Kehilangan Aset Rp 1,7 M di Tokocrypto
Jakarta -

Gesit Suryadi, seorang warga Tangerang mengaku kehilangan aset kripto senilai Rp 1,7 miliar di Tokocrypto. Ia mengatakan awalnya memiliki aset kripto jenis Dotdown sebanyak 12.823,78788 unit dan kini berkurang hanya tinggal 0,12823 unit.

"Saya merasa sangat dirugikan atas tindakan Tokocrypto yang menghilangkan kripto saya yang awalnya berjumlah 12,823 unit. Kini hanya tersisa 0,12823 unit," kata Suryadi dikutip dari Blockchainmedia.id, Kamis (28/10/2021).

Suryadi memaparkan, dirinya membeli kripto Dotdown itu pada 28 Agustus 2021 sebanyak 11.151 unit dan sebelumnya telah memiliki sebanyak 1.672 unit. Saat harganya sedang naik, Suryadi lantas mencoba untuk menjualnya. Anehnya, ia tak bisa menjual unit kripto yang dimilikinya itu.

"Selanjutnya saya sama sekali tidak pernah lagi melakukan transaksi apapun di Tokocrypto. Saya sekadar memantau pergerakan harganya. Hingga pada 22 Oktober 2021, sekitar pukul 11:08 WIB saya melihat harga kripto yang saya beli itu mengalami kenaikan harga yang sangat tinggi, saya memutuskan untuk menjualnya. Yang terjadi justru tidak bisa dijual sama sekali. Saya pun menghubungi customer service Tokocrypto dan memastikan sedang dalam proses penangangan," ujar Suryadi.

Kemudian pada sekitar pukul 18:21 WIB di hari yang sama, saldo kripto itu hilang semuanya. Nilai kripto yang dimiliki Suryadi tinggal senilai Rp 18.000.

"Baru pada 23 Oktober 2021 pada pukul 10:27 WIB, saya cek lagi, hanya tersisa 0,12823 unit yang ditampilkan setara dengan Rp 18 ribu," sebutnya.

Suryadi menjelaskan jumlah 12.823,78788 unit Dotdown miliknya yang bernilai Rp 1,7 miliar itu ditransaksikan dengan menggunakan dolar AS. Ia meminta Tokocrypto mengembalikan aset kriptonya yang hilang.

"Dan yang paling membuat saya sangat kecewa adalah jawaban tim Tokocrypto yang tidak bersedia mengembalikan kripto saya yang hilang. Mereka berdalih 'hilangnya' kripto saya itu karena ada penyesuaian, (redominasi)," sebut Suryadi.

Tokocrypto beri penjelasan. Klik halaman berikutnya.