Tenang! Dompet Digital OVO Tidak Diblokir, Masih Aman Kok

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 10 Nov 2021 08:22 WIB
Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha perusahaan pembiayaan PT OVO Finance Indonesia per 28 Oktober 2021. Keputusan itu tidak berpengaruh sama sekali ke pengoperasian dompet digital (e-wallet) OVO.

Head of Public Relations OVO Harumi Supit mengatakan OVO Finance Indonesia yang izin usahanya dicabut tidak ada kaitannya dengan dompet digital OVO. Perusahaan uang elektronik itu bernama PT Visionet Internasional yang saat ini masih beroperasi seperti biasa.

"OFI (OVO Finance Indonesia) adalah perusahaan multi finance yang tidak ada kaitan sama sekali dan tidak pernah menjadi bagian dari kelompok perusahaan uang elektronik OVO (PT Visionet Internasional) yang mendapatkan izin resmi dari Bank Indonesia," kata Harumi kepada detikcom, Rabu (10/11/2021).

"Hanya saja, sejak awal pendiriannya OFI juga menggunakan nama "OVO", tambahnya.

Atas dasar itu, Harumi memastikan pencabutan izin usaha OVO Finance Indonesia tidak akan berdampak terhadap semua lini bisnis dompet digital OVO.

"Semua operasional dan layanan uang elektronik OVO dan perusahaan-perusahaan di bawah OVO Group berlangsung seperti biasa, normal, dan tidak ada masalah sama sekali," tuturnya.

Sebelumnya beredar pesan bahwa dicabutnya izin usaha OVO Finance Indonesia turut berdampak kepada dompet digital OVO. Pesan tersebut menyarankan agar masyarakat yang punya saldo OVO Cash untuk mengosongkan atau memindahkannya sebelum akun ditutup.

"Itu hoax," tegas Harumi.

(aid/eds)