Terungkap! Ini Alasan Izin Usaha OVO Finance Dicabut OJK

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 10 Nov 2021 10:35 WIB
Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka-bukaan terkait alasan mencabut izin usaha PT OVO Finance Indonesia (OFI). Hal itu dilakukan karena pertimbangan faktor eksternal dan internal perusahaan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

"Pencabutan izin usaha OFI dilakukan karena perusahaan mengembalikan izin usaha atas dasar keputusan pemilik perusahaan karena pertimbangan faktor eksternal dan internal perusahaan," kata Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot kepada wartawan, Rabu (10/11/2021).

Sekar menjelaskan bahwa OVO Finance Indonesia berbeda dengan dompet digital OVO. Lagi pula penyelenggara uang elektronik itu berada di bawah pengawasan Bank Indonesia (BI), bukan OJK.

"OJK mencabut Izin Usaha OFI yang merupakan perusahaan pembiayaan. Entitas yang berbeda dengan platform OVO (PT Visionet Internasional) yang merupakan penyelenggara uang elektronik di bawah pengawasan Bank Indonesia," tuturnya.

Sebelumnya Head of Public Relations OVO Harumi Supit juga sudah menjelaskan bahwa OVO Finance Indonesia yang izin usahanya dicabut tidak ada kaitannya dengan dompet digital OVO.

"OFI adalah perusahaan multi finance yang tidak ada kaitan sama sekali dan tidak pernah menjadi bagian dari kelompok perusahaan uang elektronik OVO (PT Visionet Internasional) yang mendapatkan izin resmi dari Bank Indonesia," kata Harumi.

Atas dasar itu, Harumi memastikan pencabutan izin usaha OVO Finance Indonesia tidak akan berdampak terhadap semua lini bisnis dompet digital OVO.

"Semua operasional dan layanan uang elektronik OVO dan perusahaan-perusahaan di bawah OVO Group berlangsung seperti biasa, normal, dan tidak ada masalah sama sekali," tuturnya.

(aid/eds)